Mataram (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat segera mengusulkan 142 inovasi daerah untuk mengikuti lomba inovasi daerah tahun 2026 dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan penghargaan Innovative Government Award (IGA).
Kepala Brida Kota Mataram I Nyoman Swandiasa di Mataram, Selasa, mengatakan 142 inovasi daerah (inovda) yang akan diusulkan itu, hasil kurasi dari 218 inovasi yang didaftarkan, sedangkan saat ini tahap persiapan dokumen dan administrasi.
"Sebanyak 218 inovasi yang masuk mendaftar, setelah kami kurasi sesuai dengan sekitar 20 parameter, menghasilkan sebanyak 142 inovasi dinilai memenuhi parameter untuk diusulkan ikut lomba," katanya.
Dari 142 inovasi yang berhasil dikurasi, katanya, paling banyak inovasi dari lembaga pendidikan, kemudian kesehatan, dan ada juga dari unsur masyarakat.
Untuk usulan inovasi daerah ke kementerian, pihak kementerian tidak membatasi jumlah yang akan diusulkan. Selama inovasi itu dinilai memenuhi parameter, daerah diminta mengajukan sebanyak-banyaknya.
"Karena itulah, sebanyak 142 inovasi yang kami ajukan tahun 2026, meningkat dari usulan inovasi tahun 2025 yakni sebanyak 118 inovasi," katanya.
Baca juga: BRIDA NTB memperkuat hilirisasi riset untuk mendukung ekonomi daerah
Dia menyebut beberapa parameter penilaian inovasi tersebut, antara lain bermanfaat atau tidak, keberlanjutan, dan keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD).
Untuk peserta, katanya, bisa dari masyarakat umum, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, kelurahan, kecamatan, dan lainnya. Inovasi tersebut bisa dalam bentuk penggunaan sistem IT, hasil UMKM, pembaharuan, modifikasi, pemanfaatan bisa penyelesaian persoalan.
Swandiasa mengatakan 142 inovasi daerah yang diusulkan untuk lomba inovasi tersebut sekaligus untuk mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri berupa IGA dengan kategori Kota Terinovatif dan Sangat Inovatif.
Kota Mataram dalam dua tahun terakhir ini secara berurut-urut berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Kota Sangat Inovatif.
Baca juga: NTB mengembangkan biodigester pintar ubah limbah jadi energi dan pupuk
"Semoga keikutsertaan tahun ini, bisa membuahkan hasil dan Mataram mampu mempertahankan penghargaan IGA sebagai Kota Sangat Inovatif," katanya.
Guna mendorong para inovator di Kota Mataram, Brida Kota Mataram memberikan motivasi kepada setiap pendaftar inovasi masing-masing maksimal Rp5 juta.
"Untuk tahun 2026, anggaran motivasi bagi para inovator kami siapkan sekitar Rp200 juta lebih. Yang penting mereka sudah daftar, menang atau tidak mereka tetap kami berikan dana motivasi," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026