Mataram (ANTARA) - Ketua Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat Widhy Hastuti Kalingga mendampingi Kapolda NTB Inspektur Jenderal Polisi Kalingga Rendra Raharja menjenguk dua santri korban pembakaran di Lombok Tengah, Selasa, sebagai bentuk dukungan selama masa pemulihan.

Widhy Hastuti Kalingga mengatakan kunjungan tersebut merupakan wujud empati dan kepedulian Polri bersama Bhayangkari terhadap para korban.

"Alhamdulillah, hari ini saya bersama rekan-rekan Bhayangkari NTB dapat mendampingi Kapolda NTB dan Kakanwil Kemenag NTB datang langsung ke rumah korban. Ini adalah bentuk empati kita melihat kondisi anak-anak kita yang mengalami luka cukup parah akibat peristiwa Desember lalu," katanya dalam keterangan yang diterima di Mataram, Selasa.

Dalam kunjungan itu, rombongan memberikan santunan kepada kedua korban untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga selama masa pemulihan.

Bhayangkari NTB juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban dan orang tua mereka. Selain itu, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani perawatan lanjutan yang lebih intensif.

"Alhamdulillah, untuk perawatan lanjutan, terhadap kedua korban juga kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram agar mendapatkan penanganan yang lebih intensif," ujar Widhy.

Baca juga: Polres Lombok Tengah menaikkan kasus pembakaran santri ke penyidikan

Ia menegaskan perhatian terhadap korban tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik dan psikologis, tetapi juga keberlanjutan pendidikan mereka.

"Kelanjutan masa depan pendidikan korban juga menjadi perhatian utama kita," ujarnya.

Menurut dia, Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB tengah mengurus perpindahan data pokok pendidikan agar kedua korban dapat melanjutkan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri dengan fasilitas beasiswa hingga lulus.

Baca juga: Ketum PKB Cak Imin ajak santri dan alumni ponpes ambil peran untuk bangsa

Widhy berharap langkah bersama tersebut menjadi momentum memperkuat perlindungan anak dan pengawasan di lingkungan pondok pesantren di NTB.

Kapolda NTB bersama rombongan mengunjungi kedua korban di rumah masing-masing. Kunjungan diawali ke kediaman Sahil Al Hadri di Dusun Gontoran, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, kemudian dilanjutkan ke rumah korban lainnya di Desa Karang Sidemen, Kabupaten Lombok Tengah.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026