Sumbawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kawasan car free night (CFN/bebas kendaraan malam) yang digelar di alun-alun Kota Taliwang pada akhir pekan akan mendorong kreativitas dan titik pertumbuhan ekonomi baru daerah.
"Konsep car free night ini diharapkan menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, menikmati pertunjukan seni, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal dan menumbuhkan titik perekonomian baru," kata Sekretaris Daerah Sumbawa Barat Hairul saat rapat koordinasi persiapan acara tersebut di Sumbawa Barat, Selasa.
Ia mengatakan rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah untuk mematangkan konsep CFN sebelum kegiatan tersebut direalisasikan.
Saat ini, sejumlah aspek teknis seperti kesiapan lokasi dan pelibatan pelaku usaha hingga rekayasa lalu lintas masih terus dimatangkan.
"Pengaturan tersebut menjadi perhatian agar penyelenggaraan car free night nantinya tetap berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus kendaraan menuju kawasan Kemutar Telu Center (KTC)," katanya.
Baca juga: BPS Sumbawa melibatkan 279 petugas pada sensus ekonomi 2026
Ia mengatakan alun-alun Kota Taliwang menjadi lokasi yang dipilih dengan harapan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru yang mudah diakses masyarakat.
"Rencananya, car free night akan diselenggarakan secara rutin pada setiap akhir pekan, bisa menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), pasar pangan murah, produk pertanian, perikanan, dan lainnya," katanya.
Baca juga: Bupati Sumbawa Barat mengevaluasi program percepatan penurunan kemiskinan
Ia mengatakan seluruh rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan terus disempurnakan sebelum ditetapkan.
"Pada CFN itu juga menampilkan seni budaya sebagai bagian dari upaya mengangkat potensi dan kearifan lokal Kabupaten Sumbawa Barat," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026