"Kalau Pak Gubernur jadi Ketua Demokrat, maka Demokrat semakin besar di NTB. Jadi, nggak ada masalah buat saya,"

Mataram (ANTARA) - Wali Kota Bima, A Rahman H Abidin tidak mempersoalkan jika Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal ingin bergabung dan maju dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat NTB.

Ia menilai jika informasi ini benar justru akan menguntungkan bagi Partai Demokrat, sebab jika itu terwujud maka partai be-sutan Agus Harimurti Yudhono itu bertambah besar di NTB.

"Kalau Pak Gubernur jadi Ketua Demokrat, maka Demokrat semakin besar di NTB. Jadi, nggak ada masalah buat saya," ujarnya di Mataram, Rabu.

Sebagai kader, Haji Man sapaan akrab Wali Kota Kota Bima menegaskan, pihaknya mendukung langkah Gubernur Lalu Muhamad Iqbal jika benar ingin bergabung dan membesarkan partai berlogo mercy tersebut.

"Saya juga dibesarkan Partai Demokrat, jadi anggota DPRD NTB, jadi Wali Kota melalui Demokrat. Kita harus selalu hormat apa keputusan partai, sehingga siapa pun yang mau masuk kita harus per-silah-kan," tegas Haji Man.

Ia menegaskan tidak merasa tersaingi dengan kabar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal akan maju dalam perebutan bursa kursi Ketua DPD Partai Demokrat NTB.

"Kalau bersaing tidak ada masalah. Kami politisi biasa saling bersaing," katanya.

Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat NTB akan digelar dalam waktu dekat. Sejumlah nama mulai mencuat sebagai calon Ketua DPD Demokrat NTB. Di antaranya Amrul, anggota DPRD Lombok Timur sekaligus Ketua DPC Demokrat Lombok Timur.

Selain itu, ada Nurhidayah, kader Demokrat dari Lombok Barat yang merupakan istri mantan Ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (IJU). Kemudian dua anggota DPRD NTB dari Partai Demokrat, Syamsul Fikri dan Raden Rahadian Soedjono. Termasuk, Wali Kota Bima, A Rahman H Abidin dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026