Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan sebanyak 25 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah rampung dibangun 100 persen hingga semester pertama 2026.

"Pembangunan gerai KDMP tetap berjalan dan hingga saat ini 25 titik KDMP telah rampung dikerjakan," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah, Ikhsan di Lombok Tengah, Jumat.

Ia mengatakan gerai KDMP yang telah selesai dibangun itu tersebar di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Sedangkan pembangunan KDMP lainnya itu sedang dalam proses pengerjaan.

"Progres ada yang 80 hingga 90 persen," katanya.

Ia mengatakan untuk gerai KDMP yang telah selesai dikerjakan, seluruh fasilitas berupa kendaraan operasional untuk roda empat dan roda tiga telah mulai diberikan oleh PT Agrinas selaku penyedia sarana dan prasarana KDMP tersebut.

Selain itu, sarana usaha berupa gerai secara bertahap disalurkan, sehingga KDMP tersebut bisa segera dimanfaatkan atau beroperasi.

"Sarana dan prasarana pendukung telah mulai diberikan," katanya.

Baca juga: Marinir tempa calon pengelola KDMP dan KNMP Latsarmil Komcad

Ia mengatakan meskipun 25 KDMP tersebut telah selesai dikerjakan, namun untuk beroperasi atau melakukan transaksi jual beli belum bisa, karena masih menunggu fasilitas dilengkapi oleh penyedia.

"Sampai saat ini belum ada yang melakukan transaksi jual beli," katanya.

Ia mengatakan untuk barang-barang yang akan dijual di KDMP tersebut, pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

"Apa saja yang dijual di KDMP itu, kami masih menunggu informasi dari pemerintah pusat untuk tata kelola nya," katanya.

Baca juga: Pembangunan 15 gerai KDKMP Lombok Tengah rampung 100 persen

Ia mengatakan untuk manager KDMP telah direkrut oleh pemerintah pusat. Namun, pihaknya berharap agar manager koperasi yang ditempatkan merupakan warga lokal Nusa Tenggara Barat.

"Kami berharap supaya masyarakat setempat, sehingga pemberdayaan itu bisa terwujud sesuai dengan tujuan pembangunan KDMP untuk menggerakkan ekonomi lokal," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026