Lombok Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan bantuan tandon air bagi masyarakat di Pulau Meringkik Kecamatan Keruak dalam rangka mengantisipasi dampak El Nino paca musim kemarau 2026 di wilayah terluar. 

Kepala pelaksana harian BPBD Lombok Timur Mulyadi di Lombok Timur, Selasa mengatakan Pulau Meringkik yang memiliki penduduk sekitar 2.500 jiwa termasuk daerah 3T di Kabupaten Lombok Timur. 

"Akses menuju pulau itu hanya bisa ditempuh dengan perahu nelayan," katanya.

Oleh karena itu, melihat kondisi infrastruktur yang sangat terbatas, terutama dalam menghadapi banjir rob, kekeringan dampak El Nino, dan angin puting beliung, BPBD langsung melakukan pemetaan.

"Sebagai langkah awal antisipasi musim kemarau kami menyalurkan bantuan tandon air kapasitas 5.400 liter. Kapasitas itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih warga di pulau tersebut," katanya.

Selanjutnya BPBD juga langsung melakukan perencanaan perbaikan jaringan pipa menuju lokasi penampungan air di pulau tersebut.

"Dengan demikian dampak El Nino di daerah 3T terutama seperti Desa Pulau Meringkik dapat dikurangi, terutama pada saat tanggap darurat," katanya.

Ia mengatakan pemerintah desa dan warga menyambut baik dan mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah.

Bantuan tandon dan perbaikan jaringan air ini diharapkan menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Pulau Meringkik selama musim kemarau panjang.

"Di sisi lain ancaman kemarau juga diwaspadai sektor pangan. Juli 2026 merupakan puncak musim kemarau sehingga wilayah selatan dan timur Lombok Timur perlu diwaspadai," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026