Mataram (ANTARA) - Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat segera menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Dr Wahidin Rembiga, Kota Mataram, untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut khususnya pada jam-jam tertentu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwin di Mataram, NTB, Rabu, mengatakan, mulai 20 Juli 2026, Dishub Provinsi NTB akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di jalur itu dengan mengalihkan pengendara khusus yang hendak ke arah utara melewati jalan Dakota.
"Sementara, pengendara yang ada di jalan Dr Wahidin tidak diperkenankan untuk belok ke Jalan Dakota, tapi lurus ke Selatan hingga ke Lampu Merah Rembiga," katanya.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut dilakukan Dishub Provinsi NTB, karena jalan itu merupakan jalan nasional. Sementara sejauh ini, pembukaan Jalan Dakota belum bisa mengurai kemacetan di jalan tersebut dengan maksimal.
"Berbagai upaya untuk mengurangi kemacetan di jalan tersebut sudah kami dilakukan namun belum membuahkan maksimal," katanya.
Baca juga: Dishub Mataram memasang kamera pemantau berbasis ATCS di lingkar selatan
Terkait dengan itu, mulai 20 Juli 2026, ruas jalan Dakota akan menjadi satu arah dan untuk mengefektifkan kebijakan tersebut, Dishub Mataram akan ditempatkan petugas yang akan membantu para pengendara.
"Bentuk dukungan kami selain sosialisasi, kami juga akan siagakan petugas untuk membatu Dishub NTB dan aparat Kepolisian," katanya.
Baca juga: Realisasi penerimaan retribusi parkir di Mataram mencapai Rp5 miliar
Selain petugas, pihaknya juga akan menyiapkan rambu-rambu lalu lintas dan diharapkan kepada pengendara untuk bisa mematuhi rambu-rambu tersebut. Terutama jam-jam tertentu yakni pagi dan sore saat jam berangkat sekolah dan kerja.
Saat ini, tambahnya, sebelum kebijakan tersebut diberlakukan Dishub Provinsi NTB maupun Pemda Kota Mataram masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
"Kebijakan satu arah ini sebelumnya sering kami terapkan tetapi tidak secara terus menerus melainkan situasional atau pada waktu-waktu tertentu. Namun sekarang akan dicoba permanen satu jalur dari Simpang AU RI ke Simpang Dakota," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026