Lombok Tengah (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai melakukan verifikasi kesiapan keberangkatan calon haji pada penyelenggaraan haji 2027 mendatang.

"Verifikasi ini dilaksanakan sampai 27 Juli 2026 mendatang," Kepala Kemenhaj Kabupaten Lombok Tengah H Lalu Syamsul Hadi di Lombok Tengah, Selasa.

Ia mengatakan kuota calon haji Lombok Tengah yang telah diumumkan untuk dilakukan verifikasi kesiapan keberangkatan mencapai 1.150 calon haji dengan rincian calon haji reguler sebanyak 1.096 dan calon haji lansia sebanyak 54 orang.

"Pembagian kelompok terbang (kloter) belum masih menunggu teknis dari pemerintah pusat. Tahapan saat ini verifikasi keberangkatan calon haji," katanya.

Ia mengatakan verifikasi ini dilaksanakan untuk semua jamaah calon haji (JCH) yang telah namanya diumumkan dengan tujuan untuk melengkapi administrasi syarat keberangkatan dan kesiapan calon haji itu sendiri.

Baca juga: Saudi dukung efisiensi haji dengan tambah slot penerbangan

"Tahapan ini memberikan kesempatan calon haji untuk melaporkan kesiapan mereka untuk berangkat atau menunda serta melengkapi syarat administrasi lainnya," katanya.

"Sedangkan untuk tahapan pelunasan dimulai Agustus 2026. Calon haji yang berangkat di 2027 ini mereka yang mendaftar sebelum 13 Juli 2013 atau tidak semua yang mendaftar 2013," katanya.

Baca juga: Kedubes Arab Saudi apresiasi sinergi Indonesia sukseskan pelaksanaan haji 2026

Ia mengatakan pada tahap verifikasi ini diharapkan kepada masyarakat atau calon haji untuk memberikan informasi yang lengkap dan jujur. Hal itu penting untuk mengantisipasi adanya calon haji yang di blacklist oleh pemerintah Arab Saudi, karena kesalahan mereka sebelumnya.

"Untuk hal itu menjadi urusan personal, sehingga kami berharap calon haji itu menyampaikan jika ada permasalahan ketika pernah di Arab Saudi," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026