Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengusulkan anggaran perbaikan empat sekolah dasar (SD) negeri sebesar Rp1 miliar untuk keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar siswa.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Mataram Syarafuddin di Mataram, Selasa, mengatakan usulan perbaikan empat sekolah tersebut telah disampaikan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mataram.
"Harapan kami usulan perbaikan bisa direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2026, sebab usulan itu sudah melalui penghitungan dan kajian kebutuhan untuk perbaikan empat sekolah," katanya.
Dia mengatakan empat SD negeri yang diusulkan itu, yakni SD Negeri 26 Ampenan, SD Negeri 1 Ampenan yang masih kekurangan ruangan, dan SD Negeri 48 Ampenan dengan beberapa bagian kerusakan bangunan yang cukup parah.
Baca juga: Disdik Mataram kaji TKA ditetapkan jadi syarat SPMB
Di SD 48 Ampenan, katanya, lantai keramik banyak yang ambles sehingga dikhawatirkan berbahaya bagi anak-anak, meskipun ruangan itu sudah tidak dipakai tapi perlu ditangani untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekolah yang mengalami kerusakan dan diusulkan untuk perbaikan hanya di SD 48 Ampenan dengan kerusakan sekitar 40 persen sehingga dinilai cukup berbahaya saat anak-anak beraktivitas di sekitarnya.
Baca juga: Disdik Mataram distribusi siswa baru menumpuk guna pemerataan
"Sementara di tiga sekolah lainnya adalah penambahan sarana dan lainnya, termasuk tambahan ruang kelas," katanya.
Kendati pemerintah daerah saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran, Dinas Pendidikan berharap, anggaran perbaikan bisa dialokasikan di APBD perubahan tahun 2026, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan layak sehingga mendukung kelancaran proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Itu demi untuk keamanan dan kenyamanan aktivitas belajar mengajar," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026