Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kekuatan utama pertahanan Indonesia bertumpu pada sistem pertahanan rakyat semesta untuk menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.
"Kekuatan pertahanan kita adalah pertahanan rakyat semesta. Pertahanan kita adalah cintanya rakyat kepada negaranya," kata Prabowo saat menyampaikan pidato kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam.
Prabowo menyampaikan pandangan tersebut di hadapan ulama, kiai, pengurus partai, dan kader PKB yang menghadiri peringatan Harlah PKB. Presiden menjelaskan diplomasi dan politik luar negeri Indonesia berlandaskan prinsip bebas aktif serta kebijakan bertetangga baik (good neighbor policy).
Baca juga: Presiden Prabowo: dukungan kemerdekaan Palestina tak dapat ditawar
Menurut Prabowo, meskipun Indonesia mengedepankan perdamaian dan hubungan baik dengan negara lain, pemerintah tetap membangun kekuatan militer dan pertahanan untuk menjaga kedaulatan negara.
"Kita tidak mau mengganggu negara lain, tetapi seluruh rakyat Indonesia akan mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaannya," ujar Prabowo.
Baca juga: Dubes RI menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Afrika Tengah
Ia mengatakan kecintaan rakyat terhadap Tanah Air merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan bangsa.
"Itu kekuatan kita. Kita tidak bisa ditawar-tawar dalam mempertahankan masa depan dan kedaulatan bangsa," kata Prabowo.
Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026