Jakarta (ANTARA) - Pemain tim nasional Indonesia Sigit Ardian mengakui sempat tertekan setelah dipanggil untuk masuk pemain Indonesia untuk SEA V Cup 2026.

Sigit dipanggil masuk  tim Merah Putih setelah pelatih Reidel Toiran memutuskan merombak komposisi pemain pasca AVC Nations Cup 2026.

"Terus terang ada beban, apalagi saya dipanggil Coach Reidel kurang dari satu minggu sebelum turnamen dimulai," kata Sigit kepada pewarta di Jakarta, Jumat.

"Saya juga membutuhkan waktu untuk berlatih dan membangun chemistry dengan teman-teman. Tetapi karena sudah diberikan kepercayaan oleh pelatih, saya harus menunjukkan kemampuan terbaik," imbuh pemain yang pernah memperkuat Jakarta LavAni itu.

Meski demikian, nama outside hitter dengan tinggi 193 cm tersebut sudah tidak asing bagi Merah Putih. Sigit adalah salah satu bagian dari tim Merah Putih kala tampil sebagai tuan rumah Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Baca juga: Samuel bertekad merebut emas wushu Asian Games 2026

Sigit mengaku  banyak berkomunikasi dan menjalin interaksi dengan para pemain dan pelatih.  Kepercayaan penuh dari Reidel Toiran juga semakin meningkatkan mentalitasnya.

"Misalnya saat saya diminta masuk untuk melakukan servis, beliau bilang, 'Percaya saja. Lakukan saja. Kalau out tidak masalah.' Kepercayaan seperti itu membuat saya tidak ragu-ragu ketika masuk ke lapangan dan akhirnya menjadi lebih percaya diri," kata pemain berusia 33 tahun itu.

Baca juga: Indonesia runner-up SEA V Cup 2026

Sigit kini menjadi bagian penting Indonesia yang akan bersua Vietnam pada babak semifinal leg kedua SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Sabtu.

 


 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026