"Pengibaran bendera ini merupakan cerminan kehormatan dan jaminan bahwa anak-anak semua yang dari sisi kedisiplinan tidak diragukan lagi, saya bangga anak-anak semuanya adalah bagian dari calon-calon pemimpin di masa depan,"

Lombok Utara (ANTARA) - Puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat mulai mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) dalam rangka meningkatkan kedisiplinan untuk melaksanakan tugas pada 17 Agustus 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Utara Sahabudin di Lombok Utara, Kamis menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para calon paskibraka yang terpilih dan akan bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2026.

"Pengibaran bendera ini merupakan cerminan kehormatan dan jaminan bahwa anak-anak semua yang dari sisi kedisiplinan tidak diragukan lagi, saya bangga anak-anak semuanya adalah bagian dari calon-calon pemimpin di masa depan," katanya.

Terpilihnya para siswa dari berbagai sekolah di Lombok Utara merupakan hasil perjuangan yang tidak mudah, sebagai paskibraka tidak hanya memiliki tugas seremonial.

"Melainkan cerminan kehormatan dan jaminan kedisiplinan yang tinggi," katanya.

Ia berpesan agar nilai kedisiplinan dan kehormatan yang diperoleh selama diklat tidak hanya ditunjukkan saat pengibaran bendera, tetapi harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.

Sekda juga meminta para peserta untuk terus memupuk daya juang dan semangat nasionalisme selama masa pelatihan agar pelaksanaan upacara kemerdekaan berjalan sukses dan menjadi kebanggaan bersama, baik bagi pemerintah daerah, pelatih, orang tua, sekolah, maupun masyarakat Lombok Utara.

Dirinya selaku panitia secara resmi menitipkan para anggota paskibraka kepada rekan-rekan pelatih untuk diperhatikan secara menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan, materi diklat, hingga persiapan teknis pengibaran bendera.

"Kami menitipkan anak-anak kami kepada rekan-rekan pelatih, sehingga dari sisi semua aspek, baik itu kesehatan, materi diklat, dan juga semua persiapan ketika melakukan pengibaran bendera nantinya, bisa ditularkan dengan baik kepada anak-anak kita sehingga tanggung jawab itu berhasil dengan baik,"katanya.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lombok Utara Adnan menyampaikan bahwa sebanyak 26 siswa telah resmi terpilih sebagai anggota paskibraka untuk HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Dari total 117 peserta yang mengikuti proses seleksi ketat, terpilih 14 laki-laki dan 12 perempuan yang dinilai paling memenuhi kriteria,"katanya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan lolos seleksi merupakan buah dari kerja keras, disiplin, semangat belajar, serta dukungan penuh dari orang tua, sekolah, dan berbagai pihak pendamping. 

Ia mengingatkan bahwa menjadi calon paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar, bukan hanya untuk mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus nanti, tetapi juga sebagai wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan dan nasionalis

"Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, mematuhi peraturan, menjaga kesehatan, menjunjung tinggi disiplin, membangun kerja sama yang baik, serta saling menghormati sesama peserta maupun pelatih," ujarnya.

Baca juga: Lombok Utara tuan rumah golf Porprov NTB 2026

Baca juga: Pemkab Lombok Utara tekan peredaran rokok ilegal di tempat wisata

Baca juga: Menteri LH memastikan percepatan izin insinerator di Gili Trawangan NTB



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026