Keradaan lumpur dan sampah yang sudah bertahun-tahun menumpuk.

Lombok Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membersihkan sampah dan lumpur guna mengantisipasi potensi bencana banjir akibat luapan Sungai Ketapang di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

"Sepanjang 500 meter sedimentasi lumpur dari sungai Ketapang, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Pringgabaya, mulai dibersihkan," kata Kepala BPBD Lombok Timur Mulyadi di Lombok Timur, Selasa.

Mulyadi mengatakan kegiatan swadaya tersebut merupakan kolaborasi BPBD Lombok Timur dengan menggandeng lintas sektoral daerah, instansi vertikal, dan ratusan warga.

Mereka berkolaborasi melakukan kerja bakti pencegahan dan tindakan darurat pembersihan sedimentasi lumpur dan sampah sepanjang 500 meter di Sungai Ketapang yang terletak di Desa Ketapang Raya.

Baca juga: BPBD Lombok Timur salurkan tandon air antisipasi musim kemarau 2026

Menurut dia, keberadaan lumpur dan sampah yang sudah bertahun-tahun menumpuk sangat meresahkan masyarakat.

"Jika tidak ditangani, hal itu menjadi tantangan serius yang dapat berdampak pada berbagai sektor, antara lain potensi bencana banjir, pencemaran lingkungan, gagal panen pertanian, dan sektor wisata menurun," ucap Mulyadi.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi dan pihaknya berharap kegiatan ini bisa memberikan contoh bagi masyarakat lainnya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa BPBD dan masyarakat tetap fokus memitigasi dan menghadapi bencana," ujar dia.

Baca juga: BPBD Lombok Timur memperkuat mitigasi bencana di musim kemarau

Mulyadi mengatakan pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di kali dan sungai, serta tetap menjaga kelestarian sempadan sungai dan lingkungan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai dan tetap menggunakan kebersihan lingkungan," pungkasnya.

Baca juga: Banjir Jerowaru Lombok Timur: Puluhan KK diungsikan, makanan jadi prioritas

Baca juga: Banjir landa sejumlah desa di dua kecamatan Lombok Timur



Pewarta :
Editor: Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026