Kami berharap ASN menggunakan elpiji non subsidi.
Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkolaborasi dengan PT Pertamina membuka layanan penukaran tabung elpiji tiga kilogram dan beralih ke elpiji non subsidi lima kilogram sesuai ketentuan.
"Program ini untuk mendukung penyaluran gas elpiji tiga kilogram bersubsidi tepat sasaran," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Setiawan di Lombok Tengah, Jumat.
Ia mengatakan program penukaran tabung elpiji bersubsidi bagi aparatur sipil negara (ASN) tersebut dalam rangka mendukung kebijakan subsidi elpiji tiga kilogram agar tepat sasaran.
"Kami ingin pastikan subsidi yang diberikan pemerintah itu tepat sasaran," paparnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengimbau ASN, pejabat struktural Eselon II, III, IV serta jabatan fungsional tertentu untuk tidak menggunakan elpiji bersubsidi dan beralih ke gas elpiji non subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap ASN menggunakan elpiji non subsidi," tegas Setiawan.
Ia mengatakan bagi ASN yang masih menggunakan elpiji tiga kilogram diharapkan segera melakukan penukaran (trade-in) ke Bright Gas atau elpiji non subsidi melalui pangkalan maupun agen resmi PT Pertamina.
"Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemerataan subsidi energi bagi masyarakat yang benar-benar berhak," ujar Setiawan.
Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang penyediaan, pendistribusian, dan penetapan harga liquefied petroleum gas tabung tiga kilogram.
Selain itu, berdasarkan surat edaran Gubernur NTB tentang Imbauan ASN untuk tidak menggunakan elpiji bersubsidi tiga kilogram.
"Proses penukaran tabung elpiji bisa dilakukan sesuai mekanisme melalui distributor yang telah ditunjuk," ucap Setiawan.
"Bagi pejabat di Lombok Tengah wajib melakukan penukaran tabung elpiji tiga kilogram ke gas elpiji lima kilogram atau 12 kilogram," imbuh dia.
Baca juga: Disdag Mataram menegur pangkalan jual elpiji 3 kilogram
Baca juga: Pertamina menyiapkan 89.960 tabung elpiji tambahan di NTB
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah mengatur pembelian gas elpijiatasi kelangkaan
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026