Orang tua yang bekerja bisa menitipkan anak-anaknya di sini, sehingga mereka bisa fokus kerja.

Lombok Barat (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Paramita Mataram di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), meluncurkan layanan Taman Anak Sejahtera (TAS) sebagai ruang pengasuhan dan stimulasi untuk membangun kepercayaan diri anak sejak usia dini.

Kepala Sentra Paramita Mataram Arif Rohman mengatakan layanan pertama di NTB tersebut diperuntukkan bagi anak usia dua hingga lima tahun.

"Orang tua yang bekerja bisa menitipkan anak-anaknya di sini, sehingga mereka bisa fokus kerja, membantu dampak bagi ekonomi keluarga, dan anak-anak ini mendapatkan layanan pengasuhan yang paripurna," ujarnya saat ditemui di Lombok Barat, Jumat.

Arif mengatakan Taman Anak Sejahtera merupakan inisiatif Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf untuk memberikan dukungan pengasuhan yang layak bagi anak, sekaligus membantu orang tua yang bekerja.

Layanan tersebut untuk sementara menargetkan pelayanan sekitar 15 hingga 20 anak setiap hari. Layanan yang diberikan meliputi pengasuhan, perawatan, pemberian susu dan makanan, serta aktivitas edukasi yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak pada usia emas.

Ia menegaskan kehadiran Taman Anak Sejahtera bisa membantu orang tua yang bekerja agar dapat menjalankan aktivitas produktif tanpa mengkhawatirkan pengasuhan anak.

Sentra Paramita Mataram merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos yang memberikan beragam layanan sosial yang didukung tiga psikolog, delapan pekerja sosial, serta Klinik Pratama. UPT tersebut telah memperoleh akreditasi paripurna untuk mendukung kebutuhan layanan anak.

Arif berharap Taman Anak Sejahtera dapat menjadi percontohan bagi lembaga kesejahteraan sosial yang menangani anak, sehingga layanan serupa dapat direplikasi di daerah lain.

"Keberadaan TAS diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pengasuhan anak, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk belajar berinteraksi dan mengembangkan kemampuan sosial sejak dini," ucap dia.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK NTB Sinta Agathia mengapresiasi peluncuran Taman Anak Sejahtera karena menyediakan ruang bermain yang mendidik, sekaligus membantu anak belajar berinteraksi dengan lingkungan.

Dia memandang pembentukan karakter perlu dilakukan sejak dini dengan memberikan pengalaman positif ketika anak mulai mengenal dunia pendidikan.

Keterlibatan orang tua dalam pengasuhan sangat penting, kata dia, agar pendidikan yang diberikan di Taman Anak Sejahtera dapat sejalan dengan pola pengasuhan di rumah.

"Kami menitipkan banyak harapan supaya anak-anak yang mulai mengenal dunia pendidikan di Taman Anak Sejahtera, selanjutnya akan tumbuh menjadi anak yang jauh lebih baik, lebih percaya diri, lebih bisa bersosialisasi, dan lebih bisa berempati," ucap Sinta.

Taman Anak Sejahtera terletak di seberang Sentra Paramita Mataram yang berlokasi di Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Layanan tersebut dilengkapi area bermain berupa fasilitas ayunan dan perosotan. Sedangkan ruang belajar dilengkapi berbagai buku dan permainan edukatif yang dirancang untuk merangsang kemampuan berpikir serta mendukung perkembangan anak.

Baca juga: Dinsos Mataram menyiapkan konsep pembentukan taman anak sejahtera

Baca juga: Taman Anak Sejahtera dapat berikan pelayanan dasar pendidikan

Baca juga: Taman bermain ramah anak di RTH Pagutan Mataram ditata



Pewarta :
Editor: Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026