Lombok Tengah (ANTARA) - Kodim 1620/Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menginstruksikan seluruh personel jajaran untuk memperkuat pembinaan kedisiplinan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) secara intensif di seluruh sekolah tingkat desa hingga kabupaten menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
"Kegiatan pembinaan itu berlangsung hingga 16 Agustus 2026 dan melibatkan seluruh anggota paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia," kata Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Arh Mohamad Arifin di Lombok Tengah, Kamis.
Ia mengatakan pelatihan ini adalah bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung kegiatan kenegaraan dan menanamkan nilai-nilai patriotisme pada generasi muda.
"Dengan harapan anggota paskibraka Kabupaten Lombok Tengah dapat menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab dan memberikan yang terbaik pada peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini," ujarnya.
Pembinaan dan pelatihan yang diberikan kepada anggota paskibraka meliputi berbagai aspek penting yang diperlukan seperti keterampilan, fisik, mental, Peraturan Baris-Berbaris, serta Peraturan Militer Dasar dan kedisiplinan militer.
"Para pelatih maupun pembina ini terdiri dari Bintara TNI yang berpengalaman, fokus pada peningkatan kemampuan fisik dan mental anggota paskibraka agar mereka siap menghadapi tugas besar pada tanggal 17 Agustus mendatang," katanya.
Dalam materi keterampilan, anggota paskibraka dilatih dengan berbagai teknik yang memerlukan konsentrasi tinggi dan ketepatan, termasuk dalam mengibarkan bendera dengan sempurna.
Baca juga: Anggota paskibra Lombok Utara jalani latihan tingkatkan kedisiplinan
Selain itu, pelatihan fisik difokuskan pada peningkatan daya tahan, kekuatan, dan ketangkasan, yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas upacara yang membutuhkan ketahanan fisik optimal.
Pelatihan mental juga menjadi bagian penting dari program ini. Anggota paskibraka dibimbing untuk memiliki mental yang kuat, disiplin, serta ketahanan emosional yang tinggi.
"Hal ini sangat penting untuk memastikan mereka benar benar mampu menjalankan tugas dengan tenang dan fokus di bawah tekanan," katanya.
Baca juga: Dari 312 Pendaftar, 215 bertahan di seleksi Paskibraka Lombok Tengah
Sementara itu, latihan PBB dan Permildas diberikan secara intensif untuk memastikan setiap anggota memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan standar militer agar gaya, langkah maupun gerakan sepadan dan kompak saat di lapangan.
"Dengan harapan dan tujuan kami adalah untuk menciptakan keserasian gerakan dan kedisiplinan yang tinggi saat pelaksanaan upacara berlangsung tanpa ada kendala yang dapat merusak konsentrasi anggota paskibraka," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026