Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mengajak masyarakat menyikapi proses pemilihan Ketua KONI NTB periode 2026-2030 dengan tenang, damai tanpa perlu ada ketegangan.

"Tidak ada yang perlu diperdebatkan, tidak ada yang perlu membuat kita harus naik tensi. Kita jalani ini dengan kalem, kita jalani ini dengan tenang," ujar Iqbal di Mataram, Jumat.

Pernyataan ini ditegaskan Iqbal untuk menyikapi tingginya dinamika dan antusiasme publik menjelang pemilihan Ketua KONI NTB 2026-2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musoprov) NTB pada akhir Agustus.

Baca juga: Anggota DPR dukung Gubernur Iqbal maju Ketua KONI NTB

Ia mengatakan telah memantau langsung euforia masyarakat yang belakangan riuh membahas sosok yang pantas memimpin KONI NTB ke depan.

Menurutnya, antusiasme ini sebenarnya bentuk kepedulian bersama untuk menyongsong agenda besar NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Provinsi NTT dan DKI Jakarta.

Gubernur yang berlatar belakang diplomat ini memastikan, koordinasi di balik layar terus berjalan harmonis. Ia pun secara intensif berkomunikasi dengan Ketua KONI NTB Mori Hanafi hingga KONI Pusat demi menjamin proses pemilihan berjalan lancar dan kondusif.

Baca juga: Gubernur Iqbal dipastikan maju pencalonan Ketua KONI NTB

"Saya terus berkomunikasi dengan Pak Haji Mori Hanafi, dengan KONI Pusat, dan semua pihak. Kita sepakat bahwa proses ini harus berjalan dengan damai, baik, dan lancar," tegasnya.

Iqbal mengingatkan bahwa NTB mengemban tanggung jawab moral yang besar sebagai tuan rumah PON 2028. Kunci suksesnya perhelatan tersebut, beber Iqbal, berawal dari suasana internal yang adem dan kompak.

"Kita ingin memasuki persiapan PON 2028 dengan suasana hati yang senang, damai, karena kita punya beban moral yang sangat berat untuk memastikan PON 2028 berlangsung dengan baik," ucap Iqbal.

Di tengah hangatnya bursa calon ketua, Iqbal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sejenak menurunkan tensi dan mengalihkan fokus pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI. Menurutnya, momen bersejarah tersebut sangat penting untuk merefleksikan pencapaian daerah serta merajut kebersamaan sebelum melangkah lebih jauh.

"Mari sementara waktu kita fokus ke persiapan HUT RI. Ini momen yang sangat penting buat kita untuk merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan apa yang ingin kita capai ke depan," katanya.

Eks Dubes Indonesia untuk Turki ini meyakini, siapa pun figur yang nantinya maju dan terpilih menjadi Ketua KONI NTB periode 2026-2030 pasti memiliki niat tulus untuk memajukan prestasi olahraga NTB.

"Tetap tenang, tetap sportif. Semua punya keinginan dan komitmen yang sama untuk melihat NTB lebih baik dalam semua hal, termasuk di dunia olahraga," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026