Kami menyampaikan duka mendalam atas bencana yang menelan puluhan korban jiwa di NTT.
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan bantuan logistik, materi, dan tim medis, ke lokasi bencana gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) dini hari.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana di Mataram, Selasa, mengatakan pemerintah kota saat ini mulai menyiapkan sejumlah skema bantuan untuk membantu masyarakat terdampak di NTT.
"Langkah awal penyaluran bantuan, kami akan berkolaborasi dengan paguyuban serta ikatan mahasiswa asal NTT yang berdomisili di Kota Mataram," katanya.
Aksi tanggap darurat itu, katanya, merupakan wujud kepedulian dan solidaritas warga Kota Mataram terhadap masyarakat NTT yang tengah dilanda bencana.
Karena itu Pemkot Mataram berkomitmen selalu hadir dan berkontribusi aktif setiap kali terjadi bencana di Tanah Air, sebagaimana bantuan yang pernah dikirimkan saat musibah besar di Aceh dan Palu.
Selama ini Pemkot Mataram selalu mengambil bagian dan berperan serta ketika bencana melanda sejumlah provinsi dan bantuan diupayakan dalam bentuk materi dan non-materi atas dasar rasa kemanusiaan dan persaudaraan.
"Kami menyampaikan duka mendalam atas bencana yang menelan puluhan korban jiwa di NTT," katanya.
Sementara Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menambahkan Kota Mataram memiliki pemahaman mendalam terkait pemenuhan kebutuhan dasar korban gempa belajar dari peristiwa delapan tahun saat Pulau Lombok, termasuk Kota Mataram, dilanda gempa bumi bermagnitudo 7,1 pada Agustus 2018.
"Jadi, kebutuhan dasar masyarakat terdampak tentu tidak jauh berbeda dengan apa yang dibutuhkan masyarakat dan Pemkot Mataram saat itu," katanya.
Meskipun jenis kebutuhan logistik dan penanganan medis memiliki kesamaan, lanjutnya, proses pemetaan dan penyaluran ke NTT membutuhkan kecermatan ekstra, karena faktor medan serta letak geografis wilayah terdampak.
"Kondisi di sana jauh lebih tidak mudah, mengingat kondisi geografis dan topografis NTT relatif cukup berbeda dengan di daerah kami," katanya.
Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa tersebut mencapai 53 orang.
Selain itu tercatat 137 warga mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun posko medis darurat.
Gempa juga merusak ribuan bangunan, data BNPB mencatat 1.543 rumah rusak berat, 328 rumah rusak sedang, dan 532 rumah rusak ringan. Fasilitas publik pun tidak luput dari dampak kerusakan, mencakup 87 fasilitas pendidikan, 50 tempat ibadah, serta 76 kantor pemerintahan.
Baca juga: Tokoh pemuda Bima ajak perkuat solidaritas bantu korban gempa NTT
Baca juga: TGB: NTB-NTT punya ikatan sejarah kuat sejak era Sunda Kecil
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Mataram siapkan bantuan logistik dan tim medis ke NTT
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026