Alhamdulillah, untuk belanja pegawai kami sekarang aman hingga akhir tahun.

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menerima tambahan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp10,8 miliar yang akan difokuskan untuk pemenuhan kekurangan gaji pegawai.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Mataram HM Ramayoga di Mataram, Selasa, mengatakan, alokasi tambahan dana transfer Rp10,8 miliar itu merupakan gabungan dari dana alokasi umum (DAU) tambahan, dana bagi hasil (DBH), serta dana kurang bayar dana bagi hasil (KBDH).

"Dari total Rp10,8 miliar tersebut, sekitar Rp300 juta berasal dari DAU tambahan yang difokuskan untuk pemenuhan kekurangan gaji pegawai," katanya.

Dikatakan, dana tambahan itu dialokasikan guna membantu belanja pegawai, khususnya pemenuhan gaji pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) baik penuh waktu maupun paruh waktu, hingga akhir tahun.

Pasalnya, katanya, untuk pembayaran gaji ASN dan PPPK penuh dan paruh waktu di lingkup Pemerintah Kota Mataram, pemerintah kota baru sanggup mengalokasikan selama 10 bulan atau sampai Oktober 2026.

Namun dengan adanya dana tambahan dari pemerintah pusat, semua belanja pegawai di Kota Mataram bisa terpenuhi hingga akhir tahun.

"Alhamdulillah, untuk belanja pegawai kami sekarang aman hingga akhir tahun," katanya.

Menurutnya, seluruh alokasi dana tambahan sebesar Rp10,8 miliar itu dimasukkan ke dalam APBD Perubahan Kota Mataram.

Terkait porsi penggunaan dana kurang bayar yang sifatnya lebih fleksibel, pihak BKAD menyampaikan pemanfaatannya masih dalam tahap pembahasan dan pemetaan kebutuhan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemetaan dilakukan dengan skala prioritas di masing-masing OPD, misalnya untuk kegiatan penanganan kebersihan lingkungan. Baik yang ada di Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, maupun OPD lainnya.

"Usulan-usulan yang sudah masuk, akan kami petakan kembali dan bahas dengan pimpinan program yang dinilai paling prioritas," katanya.

Baca juga: Pemerintah pusat menyalurkan anggaran Rp923,19 miliar ke NTB

Baca juga: Pemkot Mataram prioritaskan tiga program dari dana transfer pusat

Baca juga: Dispar Mataram mengusung konsep tematik optimalkan potensi destinasi



Pewarta :
Editor: Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026