Dompu (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, meningkatkan kompetensi dan kemampuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu H. Najamuddin mengatakan tantangan guru PAI saat ini tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga kemampuan memanfaatkan teknologi dan sistem administrasi pendidikan berbasis digital.

Menurut dia, penguasaan aplikasi daring menjadi salah satu kompetensi yang perlu dimiliki guru agar pelaksanaan tugas pendidikan dapat berjalan lebih efektif.

“Ke depan Bapak Ibu Guru harus mampu menguasai aplikasi online agar dapat melaksanakan tugas dengan maksimal,” ujarnya saat membuka kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI di SDN 19 Dompu, Senin.

Najamuddin menyoroti masih adanya guru yang terbiasa dengan pola kerja lama sehingga perlu meningkatkan kemampuan dalam mengoperasikan berbagai aplikasi pendukung administrasi pendidikan.

“Banyak Bapak Ibu Guru yang masih terbiasa dengan pola lama. Satu operator tidak mungkin mampu menyelesaikan urusan seratus orang guru yang berkaitan dengan aplikasi SIAGA,” tegasnya.

Baca juga: Kakanwil Kemenag NTB bawa kabar gembira bagi honorer, anak yatim dan masyarakat Dompu

Ia juga mendorong guru PAI terbuka terhadap tugas tambahan sesuai kapasitas dan kompetensi masing-masing. Menurutnya, kesediaan menerima tanggung jawab baru merupakan bagian dari proses pengembangan profesionalisme guru.

Najamuddin menegaskan peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dalam aspek pedagogik yang berkaitan dengan penyusunan dan pelaksanaan program pembelajaran.

“Tugas pokok guru PAI dalam konteks menyusun program pembelajaran masuk dalam ranah pedagogik. Kegiatan seperti ini harus diikuti agar kompetensi kita terus meningkat,” katanya.

Baca juga: KPU Dompu gandeng Kemenag dan Dikpora genjot pendidikan pemilih pemula

Ketua KKG PAI Mukmin mengatakan kelompok kerja tersebut menjadi ruang bagi guru untuk saling berbagi pengalaman sekaligus meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas pendidikan.

“Melalui komunitas ini kami selaku guru PAI memiliki banyak harapan. Kami merasa bangga atas kepedulian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu dan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam terhadap upaya kami meningkatkan kompetensi guru,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti para guru PAI dari Kecamatan Woja dan Kecamatan Dompu serta dirangkaikan dengan sosialisasi program pendidikan magister (S2) bagi guru.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026