“Momentum perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga diharapkan menjadikan kita sebagai umat yang pandai bersyukur atas diutusnya Rasulullah SAW sebagai suri teladan yang sempurna,”
Mataram (ANTARA) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Dinda Dhamayanti Putri menghadiri peringatan Hari Jadi (Harja) ke-5 Yayasan Fathul Mu’in An Nahdlah NW (Yafama NW) Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).
Kehadiran Wagub yang akrab disapa Umi Dinda tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi NTB terhadap kegiatan pendidikan dan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Umi Dinda mengatakan perjalanan lima tahun Yafama NW merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun peradaban melalui pendidikan dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi seluruh elemen sangat dibutuhkan untuk mencapai sebuah kemajuan bersama,” kata Umi Dinda.
Ia berharap peringatan Harja ke-5 Yafama NW yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat semangat keagamaan, keteladanan, dan kebersamaan dalam membangun daerah serta bangsa.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan rasa syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai teladan bagi umat manusia.
“Momentum perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW juga diharapkan menjadikan kita sebagai umat yang pandai bersyukur atas diutusnya Rasulullah SAW sebagai suri teladan yang sempurna,” ujarnya.
Sementara itu, Katib ‘Am Dewan Musytasyar PBNW Dr. TGH. Abdul Muhyi Abidin mengajak para santri dan jamaah NW untuk terus melestarikan ajaran yang diwariskan oleh almagfurulah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid.
Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi keilmuan dan keagamaan, di antaranya dengan menghadiri majelis taklim, terus belajar, serta memperbanyak shalawat.
Ketua Yayasan Fathul Mu’in An Nahdlah NW, Hasanah Efendi, mengatakan keberadaan Yafama NW Montong Tangi beserta berbagai lembaga yang dinaunginya merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat dalam membantu pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan pemberantasan buta aksara.
“Alhamdulillah, di Yafama NW Montong Tangi ini ada lembaga pendidikan formal dan nonformal. Di antaranya ada MTs, MA, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), keaksaraan, LKSA, serta majelis taklim,” jelasnya.
Ketua Panitia, M. Ruqi Arifin, menyampaikan peringatan Harja ke-5 Yafama NW sekaligus Pondok Pesantren Fathul Mu’in An Nahdlah NW tersebut digelar berdasarkan kesepakatan panitia dan yayasan serta dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sebelum acara puncak, panitia juga telah menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya jalan sehat dan berbagai kegiatan lainnya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harja ke-5.
Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun generasi NTB yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat perjuangan.
Pewarta : Zainuddin
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026