"Kondusivitas dan keamanan kota adalah pintu masuk bagi investasi. Jika investasi tumbuh, maka lapangan kerja akan terbuka dan tenaga kerja lokal dapat terserap dengan baik,"
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berkomitmen dalam peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke-33, mendorong pertumbuhan investasi dengan terus berupaya menjaga iklim kota yang aman, nyaman, dan kondusif guna menarik minat investor.
"Kondusivitas dan keamanan kota adalah pintu masuk bagi investasi. Jika investasi tumbuh, maka lapangan kerja akan terbuka dan tenaga kerja lokal dapat terserap dengan baik," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.
Karena itu, Wali kota yang ditemui usai menghadiri upacara HUT ke-33 Kota Mataram mengajak seluruh masyarakat untuk tetap optimistis menatap masa depan Kota Mataram, serta saling mendukung dan mengingatkan demi kemajuan bersama.
Dikatakan, peringatan HUT ke-33 Kota Mataram menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen pembangunan daerah.
Dengan mengusung tema "Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan", Wali Kota Mataram mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara Kota Mataram agar tetap aman dan terus berkembang.
Pembangunan kota merupakan proses berkelanjutan, sehingga meskipun Kota Mataram telah meraih berbagai prestasi, ia tidak memungkiri bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah dan persoalan mendasar yang harus diselesaikan.
"Pembangunan itu adalah proses yang terus berjalan. Apa yang sudah baik dari kepemimpinan sebelumnya akan kami rawat dan jaga, sedangkan yang masih kurang akan terus kita perbaiki," katanya.
Di sisi lain, wali kota menekankan pentingnya perhatian pada sektor-sektor fundamental seperti kesehatan, pendidikan, penanganan kemiskinan, serta perbaikan fisik dan tata kota secara visual.
Selain sektor pelayanan dasar, penekanan utama juga diberikan pada upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja.
"Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut adalah membuka peluang investasi seluas-luasnya agar dapat membuka lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram H Novian Rosmana sebelumnya menyebutkan, realisasi investasi di Kota Mataram hingga triwulan II 2026 sudah mencapai Rp736,860 miliar lebih atau 62,36 persen dari target sebesar Rp1,181 triliun lebih.
"Alhamdulillah, realisasi investasi di Mataram cukup bagus bahkan di atas target semester pertama sebesar 50 persen," katanya.
Capaian itu, sambungnya, berasal dari 2.046 proyek penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) yang tersebar di wilayah Kota Mataram.
Realisasi investasi tersebut, menunjukkan geliat investasi di Kota Mataram tetap terjaga, meski belum seluruh sektor bergerak merata.
"Semoga dengan komitmen bersama menjaga dan merawat kota bisa menumbuhkan harapan investasi lebih besar," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026