... mari kita sama-sama waspada dan menjaga lingkungan agar terhindar dari musibah kebakaran.
Mataram (ANTARA) - Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Syarafuddin Jarot mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan sembarangan selama musim kemarau sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
"Kebakaran begitu mudah terjadi di musim kemarau. Karena itu, mari kita sama-sama waspada dan menjaga lingkungan agar terhindar dari musibah kebakaran," tegas Jarot usai menutup rangkaian Festival Pesona Moyo Utara melalui keterangannya di Mataram, Rabu.
Untuk itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terlebih di tengah musim kemarau yang membuat kondisi lingkungan lebih mudah terbakar.
"Kami imbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan," katanya.
Festival Pesona Moyo Utara 3 sudah berlangsung sejak 29 Agustus tersebut dimeriahkan beragam kegiatan, mulai dari trabas hingga berbagai lomba seni tradisional Sumbawa.
Menurutnya, pelaksanaan Festival Pesona MU ke depan dapat dikolaborasikan dengan berbagai event lainnya dengan persiapan yang lebih matang, sehingga dapat dikemas semakin semarak sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Sumbawa yang telah diwariskan sejak masa lampau.
"Ke depan kami harapkan event seperti ini bisa dikolaborasikan dengan kegiatan lainnya, dipersiapkan lebih matang dan dibuat lebih semarak, khususnya dengan mengangkat berbagai event budaya yang kita miliki," pungkas Jarot.
Baca juga: Presiden Prabowo panggil Panglima-Kapolri minta laporan penanggulangan karhutla
Baca juga: 35 izin pesawat asing perkuat penanganan karhutla Kalimantan
Baca juga: Pendakian Gunung Tambora ditutup sementara
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026