"Alhamdulillah, semua berjalan normal. Jadi masyarakat tidak perlu panik,"
Mataram (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pastikan distribusi elpiji subsidi 3 kilogram di wilayah Kota Mataram tetap aman hingga akhir bulan Maulid Nabi 1448 Hijriah/2026, sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Sri Wahyunida di Mataram, Jumat, mengatakan, selama bulan Maulid ini, pihaknya belum menerima keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan elpiji 3 kilogram dan antrean panjang.
"Alhamdulillah, semua berjalan normal. Jadi masyarakat tidak perlu panik," katanya.
Kondisi perayaan maulid tahun 2026, untuk kebutuhan elpiji 3 kilogram jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena tahun lalu, sebelum masuk bulan Maulid Nabi sudah terjadi kelangkaan akibat peningkatan permintaan.
Belajar dari pengalaman itu, katanya, untuk mengantisipasi hal serupa, Dinas Perdagangan telah mengambil langkah antisipasi jauh sebelum memasuki periode Maulid Nabi.
Pihaknya berkoordinasi secara intensif dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk mengamankan pasokan, termasuk menyalurkan ekstra dropping atau penambahan pasokan elpiji subsidi.
"Alhamdulillah, sekarang pasokan elpiji di Mataram masih normal," katanya.
Bahkan, lanjutnya, berdasarkan hasil pengecekan langsung di tingkat pangkalan, harga elpiji 3 kilogram masyarakat tercatat stabil dan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan yakni Rp18.000 per tabung.
"Sampai sekarang di tingkat pangkalan sudah kami cek, harga elpiji subsidi
masih sesuai HET yaitu Rp18.000 per tabung," katanya menegaskan.
Dikatakan, kuota alokasi ekstra dropping elpiji subsidi 3 kilogram yang didapatkan Kota Mataram pada Agustus 2026 sebanyak 30.620 tabung untuk antisipasi kebutuhan selama perayaan Maulid Nabi.
Kota Mataram, katanya, mendapatkan alokasi ekstra dropping tersebut karena jauh-jauh hari sudah mengajukan surat usulan ekstra dropping ke Pertamina dan Hiswana Migas agar tetap melakukan pendistribusian pada hari-hari libur nasional, guna antisipasi peningkatan kebutuhan selama Maulid.
"Alhamdulillah, usulan kami disetujui bahkan sudah dilakukan pengiriman pada tanggal 17 Agustus 2026," katanya.
Sebanyak 30.620 tabung alokasi ekstra dropping itu mulai disalurkan secara bertahap, yakni 17 Agustus 2026 telah didistribusikan sebanyak 13.240 tabung.
Kemudian penyaluran ekstra dropping untuk menyambut Maulid dibagi menjadi dua sesi khusus guna menghindari kelangkaan dan kepanikan di tengah masyarakat.
Sesi pertama dilaksanakan tanggal 18 hingga 21 dengan jumlah sekitar 7.840 tabung. Kemudian sesi kedua pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2026 dengan alokasi sekitar 9.520 tabung.
"Harapan kami, dengan adanya kuota tambahan itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Maulid Nabi," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026