"Kami sudah menurunkan tiga mobil pemadam untuk membantu memadamkan api."

Lombok Timur (ANTARA) - Kapal tongkang pengangkut batubara terbakar di wilayah perairan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat malam (4/9).

Kepala Dinas Damkar Lombok Timur, Widayat, saat dikonfirmasi, Sabtu, membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus kebakaran kapal tongkang di perairan Sambelia.

"Kami sudah menurunkan tiga mobil pemadam untuk bantu memadamkan api,"  katanya.

Menurutnya, pihaknya terus berusaha untuk melakukan pemadaman api, akan tetapi mengalami kendala karena selang tidak menjangkau lokasi pemadaman.

" Lokasinya berada di PT LED saat ini dan tim berusaha untuk melakukan pemadaman," katanya.

Peristiwa kebakaran kapal tongkang itu terjadi pertama kali saat memasuki selat Jawa dan kapal itu membawa batubara dari Samarinda ke Lombok.

Api pertama kali diketahui muncul di bagian gundukan muatan batu bara, saat itu cuaca panas dan gelombang laut cukup buruk, sehingga mendekati perairan Gili Kondo, nakhoda kapal memutuskan berkoordinasi dengan GM dan agen untuk segera sandar di Dermaga PT LED. 

"Tujuannya agar proses pemadaman bisa dilakukan lebih cepat dengan dukungan dari darat. Namun, dalam musibah ini tidak ada korban jiwa melainkan korban material saja," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026