Lombok Timur (ANTARA) - Asosiasi Pelaku Industri Kecil Menengah (APIKM) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat perputaran ekonomi pada kegiatan Car Free Night (CFN) yang digelar dua kali sebulan di lapangan nasional Selong mencapai Rp500 juta.
"Selama pagelaran CFN digelar 2025 hingga Agustus 2026, dengan melibatkan 57 UMKM, peredaran ekonomi cukup bagus mencapai Rp500 per tahun," kata Ketua APIKM Lombok Timur Zia Zannititah Pawana di Lombok Timur, Sabtu.
Ia mengatakan capaian itu menunjukkan CFN tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar.
"Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah, pada perayaan setahun CFN," katanya.
Ia mengatakan kegiatan CFN terbentuk, berawal dari gagasan sederhana untuk memberi ruang kepada UMKM agar dapat berjualan, bertemu konsumen, dan berkembang bersama.karena akan memiliki dampak besar terhadap perkembangan UMKM.
"Dalam kegiatan CFN ini, ternyata bukan hanya transaksi semata, tetapi juga tumbuh pertemanan, jaringan usaha dan kolaborasi," katanya.
Baca juga: Pemkab Sumbawa Barat: CFN mendorong titik pertumbuhan ekonomi baru
"Di balik perputaran ekonomi lebih dari setengah miliar rupiah tersebut, keberadaan produk UMKM terjual, dan membantu peningkatan ekonomi keluarga," katanya.
APIKM berharap CFN ke depan dapat berkembang menjadi ekosistem pemberdayaan UMKM dan tidak berhenti sebagai kegiatan bazar semata.
"Salah satu rencana pengembangannya adalah memperluas jumlah peserta serta mendorong replikasi CFN di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lombok Timur," katanya.
Baca juga: Lombok Barat melibatkan ratusan UMKM saat malam bebas kendaraan
Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur HM Edwin Hadiwijaya juga mengapresiasi keberadaan kegiatan CFN tersebut, yang dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus memberi ruang bagi kreativitas masyarakat.
"Pemerintah daerah terus mendorong agar penyelenggaraan event dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026