"Potensi konsumsi dan posisi strategis Kota Bima menjadi salah satu faktor yang dapat menarik investor,"
Kota Bima (ANTARA) - Proyek Plaza Hybrid Mantika Kota Bima dengan nilai investasi yang diproyeksikan mencapai Rp413,4 miliar lolos kurasi Sasambo Investment Challenge (SIC) 2026 dan kini menjalani tahapan site visit sebelum ditawarkan kepada calon investor.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (BI NTB) melakukan peninjauan lapangan terhadap calon lokasi pembangunan pusat perbelanjaan tersebut di kawasan eks Kantor Bupati Bima, Kota Bima, Selasa.
Asisten Manajer/Analis Junior Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB, Faudarita Umaida Ulfah mengatakan potensi konsumsi dan posisi strategis Kota Bima menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan proyek tersbut.
"Potensi konsumsi dan posisi strategis Kota Bima menjadi salah satu faktor yang dapat menarik investor," katanya.
Site visit tersebut merupakan bagian dari rangkaian SIC 2026 untuk mendalami kondisi eksisting, potensi, kesiapan, dan aspek pendukung proyek yang telah lolos kurasi.
Berdasarkan surat Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB Nomor 28/969/Mtr/Srt/B tanggal 27 Agustus 2026, BI bersama DPMPTSP dan Bappeda Provinsi NTB melakukan site visit terhadap tujuh proyek terbaik hasil kurasi SIC 2026.
Pendalaman lapangan dilakukan untuk memperoleh informasi sebagai bahan penyempurnaan proposal sebelum proyek ditawarkan kepada calon investor.
Proyek yang dinilai memiliki kelayakan dan prospek investasi selanjutnya berkesempatan dipromosikan kepada investor dalam negeri maupun luar negeri melalui agenda summit SIC yang dijadwalkan pada Oktober 2026.
Proyek strategis tersebut direncanakan dibangun di atas lahan sekitar 25.000 meter persegi dengan kebutuhan investasi yang diproyeksikan mencapai Rp413,4 miliar.
Proyek tersebut dirancang sebagai kawasan mixed-use yang mencakup pusat perdagangan, kuliner, hotel, hiburan, event hall, ruang publik, perkantoran, dan smart parking.
Sekretaris Daerah Kota Bima H. Muhammad Fakhrunnraji mengatakan Pemerintah Kota Bima terus membuka peluang investasi untuk memperkuat perekonomian daerah dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
"Ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Bima untuk menghadirkan investasi yang dapat menggerakkan perekonomian, membuka peluang usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Bima siap mendukung penyediaan data dan informasi yang diperlukan untuk penyempurnaan proyek tersebut.
Menurut dia, proses kurasi dan pendampingan tersebut diharapkan membuka peluang Plaza Hybrid Mantika untuk ditawarkan kepada calon investor.
Pengembangan Plaza Hybrid Mantika diharapkan dapat mendorong aktivitas perdagangan dan jasa, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi Kota Bima dan wilayah sekitarnya.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026