Di era Netflix, sutradara Inarritu keluhkan pengalaman di bioskop

id Netflix

Netflix ( https://www.flickr.com/photos/stockcatalog/40970937195/in/photostream/) (Pixabay)

Mataram (ANTARA) - Ketua juri Cannes Alejandro Gonzalez Inarritu mengelukan "pengalaman komunal" menonton film di bioskop di festival film Prancis yang sedang berlangsung, di mana festival itu diikuti oleh layanan streaming seperti Netflix, Selasa (14/5).

Sineas Meksiko yang membuat film "Birdman" itu jadi ketua panel yang terdiri dari aktris AS Elle Fanning dan sutradara "The Favourite" Yorgos Lanthimos, mereka akan memilih pemenang utama Palme D'Or pada 25 Mei.

Pada saat perusahaan streaming menjadi rumah produksi yang produktif, menghasilkan pesaing-pesaing yang serius meskipun tidak ada film Netflix yang dipilih untuk berkompetisi di Cannes, Inarritu memihak bioskop.

"Saya orang yang percaya bahwa bioskop itu harus dialami dalam pengalaman komunal," kata Inarritu dalam konferensi pers seperti dikutip dari Reuters.

Meski demikian, ia tidak menentang "menonton sesuatu di handphone", dan mengatakan Netflix telah membantu mengangkat film lokal ke pasaran, seperti Meksiko.

Netflix telah menayangkan "Roma", film drama keluarga yang membuat sutradaranya, Alfonso Cuaron dari Meksiko, membawa pulang piala sutradara terbaik di Oscar.

"Sungguh bagus mereka ada di televisi, tapi mengapa tidak memberi pilihan pada orang-orang untuk merasakan hal itu di bioskop," ujar dia.

Perdebatan antara Cannes dan Netflix mengenai aturan yang mendikte bahwa film-film dalam kompetisi tidak dapat diputar lewat streaming selama tiga tahun ke depan sepertinya bakal mendominasi diskusi di festival.

Inarritu mengatakan juri akan mencari film-film yang paling mengejutkan mereka secara "emosional, intelektual" dan yang menggerakkan hati mereka.

Nama-nama besar seperti Quentin Tarantino akan melawan pendatang baru, termasuk beberapa yang menyajikan film pertama mereka, seperti sineas muda Prancis Ladj Ly dengan "Les Miserables".

Selain Inarritu, juri-juri di Cannes terdiri dari empat pria dan empat perempuan di mana penyelenggara berusaha mendorong kesempatan untuk kaum Hawa di dunia film.

"Saya juga tak sabar menanti datangnya waktu ketika kami datang dan mereka tidak harus bilang 'sutradara perempuan' dan 'para perempuan'," kata sineas AS dan anggota juri Kelly Reichardt.


Baca juga: "Angry Birds" terbang ke Festival Film Cannes untuk sekuel
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar