Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional.
Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan seleksi Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) Tastura 2026 tetap dilaksanakan secara transparan dan independen sesuai dengan ketentuan.
"Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya saat memimpin rapat penilaian dan penetapan hasil seleksi 5 besar Anugerah ASN Tastura 2026 di Lombok Tengah, Kamis.
Dalam rapat tersebut dibahas hasil seleksi administrasi dan penilaian, terhadap peserta Anugerah ASN Tastura 2026 yang telah mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia.
Pemerintah daerah menyerahkan sepenuhnya kewenangan kepada tim penilai pemberian penghargaan ASN untuk menentukan peserta terbaik tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
“Keputusan sepenuhnya kami serahkan kepada tim penilai. Kita ingin hasil Anugerah ASN Tastura ini benar-benar lahir dari proses yang objektif, sehingga penghargaan ini menjadi kebanggaan bersama dan mencerminkan kualitas ASN terbaik Lombok Tengah,” katanya.
Ia mengatakan setelah penetapan 5 besar, proses seleksi akan dilanjutkan dengan tahapan Leaderless Group Discussion (LGD) yang dijadwalkan pada 15–17 September 2026. Tahapan ini menjadi bagian dari penilaian lanjutan sebelum Tim Penilai Pemberian Penghargaan ASN menetapkan 3 besar Anugerah ASN Tastura 2026.
Sesuai perubahan jadwal pelaksanaan, tahapan berikutnya meliputi rapat pleno penentuan 3 besar pada 17 September 2026, pengumuman 3 besar pada 18 September 2026, uji publik peserta pada 22–28 September 2026, serta presentasi dan wawancara peserta pada 29 September–1 Oktober 2026.
"Panitia juga memberikan masa sanggah selama 1 x 24 jam sejak pengumuman diterbitkan, dengan batas akhir 12 September 2026, dengan melampirkan dokumen bukti atau data pendukung yang sah dan relevan," katanya.
Melalui Anugerah ASN Tastura 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap lahir ASN unggul yang memiliki integritas, inovasi, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Ini salah satu upaya untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Lombok Tengah," pungkas dia.
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah dukung penguatan pengurangan risiko bencana
Baca juga: Pendapatan Lombok Tengah di APBD Perubahan 2026 diproyeksikan naik
Baca juga: Lombok Tengah mengirim 17 kafilah pada lomba MTQ Nasional 2026
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026