Lombok Timur (ANTARA) - Dua kelompok pemuda dari kecamatan yang berbeda yakni Selong dan Pringgesela terlibat perkelahian di wilayah Desa Pengadangan Kecamatan Pringgesela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/9) malam.

Diduga kelompok pemuda ini berkelahi setelah mengkonsumsi miras jenis arak sebelum dan sesudah menonton pertandingan sepakbola di wilayah Desa Pengadangan. Korban dengan inisial S (17) status pelajar asal Kecamatan Pringgesela, sedangkan diduga pelaku Bl (23) warga Kecamatan Selong.

Kronologis kejadian bermula korban dan terduga pelaku bersama dengan teman-temannya meminum minuman keras jenis arak di rumah temannya. Setelah itu mereka pergi menonton pertandingan sepak bola di lapangan umum Desa Pengadangan.

Sehabis pulang nonton antara korban dan pelaku bersama temannya kembali meminum minuman keras jenis arak. Tapi saat itu pelaku bersama temannya tiba-tiba memukul korban di bagian pipi sebelah kanan dan leher di bagian belakang.

Baca juga: Bulog dukung penurunan stunting di Lombok Timur

Kemudian melihat itu korban lari ke kandang sapi milik warga untuk mengambil sabit guna dijadikan senjata melawan pelaku dengan langsung mencari pelaku yang memukulnya.

Kemudian niat korban dihalangi pelaku dengan melempar korban menggunakan batu, tapi tidak berhasil mengenai korban.Setelah itu warga mendengar adanya keributan datang ke lokasi untuk melerai.

Baca juga: Pemerintah intensifkan razia barang kena cukai di Lombok Timur

Termasuk melaporkan ke pihak kepolisian kejadian tersebut agar cepat ditangani agar tidak membesar  Kapolsek Pringgesela melalui Kasi Humas Polres Lotim Iptu Lalu Rusmaladi, Jumat saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dua kelompok pemuda di wilayah hukum Polsek Pringgesela.

"Memang benar kejadian itu dan rencananya kedua belah pihak dimediasi untuk berdamai," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026