“Program ini menjadi kesempatan bagi putra-putri Kota Bima untuk mendapatkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai bidang yang mereka tekuni,”
Kota Bima (ANTARA) - Empat putra-putri asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menerima Beasiswa Merdeka Bhakti dari Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri untuk menempuh pendidikan tinggi pada tahun angkatan 2026.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima Arif Roesman Effendy mengatakan program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk kerja sama pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.
“Program ini menjadi kesempatan bagi putra-putri Kota Bima untuk mendapatkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai bidang yang mereka tekuni,” katanya, Jumat.
Keempat mahasiswa penerima beasiswa tersebut yakni Syafinna Anugrah Nabila pada Program Studi S1 Psikologi, Nur Widya Sahna Latifa pada S1 Administrasi Rumah Sakit, Mariza Salsabilla pada D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, serta Inas Mutinafisa pada S1 Keperawatan.
Serah terima mahasiswa penerima beasiswa berlangsung di Kampus IIK Bhakti Wiyata Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/9), yang dilakukan Rektor langsung oleh Prof. Dr. apt. Muhamad Zainuddin bersama perwakilan BRIDA Kota Bima.
Arif mengatakan kerja sama Pemerintah Kota Bima dengan kampus berakreditasi Unggul tersebut tidak hanya mencakup bidang pendidikan, tetapi juga diarahkan pada penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut dia, bidang studi yang ditempuh para penerima beasiswa memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan dan pembangunan sosial di daerah.
"Kami berharap mereka dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan nantinya kompetensi yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kota Bima,” ujarnya.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Bima memberikan apresiasi kepada IIK Bhakti Wiyata Kediri atas kesempatan pendidikan yang diberikan kepada putra-putri daerah.
Arif juga mendorong para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh, tidak hanya untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membangun kompetensi yang dapat diterapkan setelah kembali ke daerah.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Kami berharap para mahasiswa nantinya kembali dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bima, khususnya dalam pelayanan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Program Beasiswa Merdeka Bhakti tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
Kerja sama ini juga diharapkan terus berkembang melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi Kota Bima.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026