Lombok Tengah (ANTARA) - Wakil Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) M Nursiah mengatakan Festival Lasqi (Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia) yang digelar ini untuk mendukung pelestarian seni budaya Islam maupun pengembangan kasidah.
"Ajang ini menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, seni kasidah, dan budaya Islami," kata Nursiah usai membuka kegiatan Festival Lasqi Nusantara Jaya 2026 di Alun-alun Tastura Praya, Rabu.
Ia mengatakan festival ini juga diharapkan bisa memberikan edukasi kepada generasi muda untuk tetap belajar dan mendukung pelestarian seni budaya kasidah di Lombok Tengah.
"Melalui event ini diharapkan bisa memperkuat pemesanan budaya lokal," ujarnya.
Ia menjelaskan pemerintah daerah tetap mengalokasikan anggaran setiap tahun, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan seni budaya tersebut.
"Dukungan anggaran tetap disiapkan setiap tahun," terangnya.
Baca juga: Indonesia dan Maroko memperkuat diplomasi budaya melalui seni musik
Dalam mengembangkan seni budaya kasidah ini diharapkan kolaborasi semua pihak, sehingga bisa meningkatkan pengembangan Kasidah.
"Lasqi sangat berperan penting dalam meningkatkan motivasi para pengurus dan mendorong minat generasi muda Lombok Tengah," katanya.
Selain itu, melalui festival tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Kegiatan ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi UMKM Lombok Tengah," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lasqi Kabupaten Lombok Tengah Winarsih mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 135 orang peserta dari 12 kecamatan di Lombok Tengah.
"Kegiatan ini digelar hingga 3 Oktober 2026," ujarnya.
Baca juga: Menggemakan Budaya Indonesia di Mariachi
Ia mengatakan melalui festival ini diharapkan dapat melestarikan budaya lokal dan mendukung pengembangan bakat generasi muda Lombok Tengah.
"Pada ajang ini berbagai mata lomba seni Islami di antaranya qasidah klasik, pop Islami, dan bintang gambus) untuk anak-anak, remaja, hingga dewasa," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026