Mataram (ANTARA) - Qariah asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Khairunnisa, dipercaya mewakili Indonesia pada ajang Musabaqah Internasional Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Quran Peringkat Antar Bangsa (MTHQA) ke-66 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 4-10 Oktober 2026.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemprov NTB, Amir mengatakan kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan bagi NTB sekaligus membawa nama daerah ke panggung tilawah Alquran tingkat internasional.
Baca juga: Lombok Tengah mengirim 17 kafilah pada lomba MTQ Nasional 2026
"Pemerintah Provinsi NTB mendoakan agar Khairunnisa senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menjalani setiap proses kompetisi," ujar Amir dalam keterangan di Mataram, Sabtu.
Ia berharap Khairunnisa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tampil maksimal selama kompetisi, termasuk menjaga ketepatan bacaan, fashohah, dan tajwid. Bagi NTB, keikutsertaan Khairunnisa tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membawa hasil pembinaan tilawah Alquran di daerah ke tingkat internasional.
Kebanggaan NTB pada ajang tersebut semakin lengkap dengan kepercayaan kepada tokoh qari daerah, TGH. Sabaruddin sebagai salah satu Delegasi Dewan Hakim pada MTHQA ke-66.
Baca juga: NTB duduki peringkat sembilan MTQ Nasional
"Dengan demikian, NTB hadir dalam dua kapasitas, yakni melalui Khairunnisa sebagai peserta yang mewakili Indonesia dan TGH. Sabaruddin sebagai bagian dari Dewan Hakim," kata Amir.
Sementara TGH. Sabaruddin menekankan bahwa keberangkatan Khairunnisa merupakan amanah yang perlu dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Ia berpesan agar Khairunnisa senantiasa menjaga niat, menjauhi sifat ria maupun takabur, serta berkonsentrasi menampilkan kemampuan terbaik dalam melantunkan ayat suci Alquran.
Khairunnisa, qariah asal Bima, menjadi juara pertama Qira'at Mujawwad Dewasa Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026