Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melantik Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) hingga Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam), setelah dua hari dirinya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10).

Karopenmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu menyampaikan secara total pada Sabtu ini, ada sebanyak 27 perwira tinggi yang dilantik Kapolri di Mabes Polri. Selain Kabareskrim dan Kabaharkam, sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri juga dilantik.

"Ini merupakan rangkaian dari surat telegram nomor 2205, ini sebanyak 88 personel. Dan saat ini yang diserahterimakan tadi adalah merupakan PJU dan para Kapolda jajaran," kata Trunoyudo kepada wartawan usai acara pelantikan tersebut.

Adapun Kabareskrim yang dilantik yakni Irjen Pol. Asep Safrudin dan Irjen Pol. Hery Herjawan ditugaskan sebagai Kabaharkam Polri. Selain mereka, dia juga menyampaikan Kabaintelkam, Kalemdiklat, hingga Kadivpropam turut dilantik.

Baca juga: Komisi III DPR setujui Suyudi jadi Kapolri gantikan Listyo Sigit

Untuk Kabaintelkam yang dilantik yakni Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, kemudian Irjen Pol. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri.

"Untuk dua jabatan yang dilakukan pelantikan adalah Astamarena Kapolri, ya, dan juga Korspripim. Seluruhnya ada 27 jabatan," kata dia.

Baca juga: UU Polri kembali digugat ke MK soal Satpam kewenangan Kapolri

Dia menjelaskan pelantikan dalam rotasi atau mutasi jabatan ini merupakan dinamika organisasi. Kapolri, kata dia, berkomitmen untuk menjalankan programnya yang bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat".

"Tujuannya adalah selain daripada internal sebagai suatu proses rotasi, mutasi untuk penyegaran, juga untuk regenerasi," katanya.

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026