Persija vs PSM dihelat di GBK, ribuan personel TNI-Polri disiagakan

id Kabid Humas Polda Metro

Persija vs PSM dihelat di GBK, ribuan personel TNI-Polri disiagakan

Mataram (ANTARA) - Pertandingan final turnamen sepak bola Piala Indonesia yang mempertemukan Persija Jakarta kontra PSM Makasar pada Minggu (21/7) akan dillangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), ribuan personel gabungan disiagakan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan secara total personel keamanan akan diterjunkan sebanyak 12.359.
"Pertandingan antara Persija vs PSM akan digelar hari Minggu di GBK. Dengan adanya pertandingan tersebut, dari Polda Metro Jaya menyiapkan 12.359 personel gabungan TNI-Polri dan dibantu Pemda, ada dari Dishub, Dinkes, pemadam kebakaran dan lainnya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat.

Argo menjelaskan untuk pengamanan tersebut akan terbagi menjadi empat ring pengamanan dalam pertandingan tersebut.

"Yang pertama di dalam stadion dan lingkungan stadion, itu ring dua nya, di area GBK itu ring tiga, dan jalan pintu masuk itu ring empat. Rekayasa lalin nanti kita liat apakah diperlukan atau tidak," kata Argo.

Lebih lanjut, Argo menyebutkan, pihaknya tak akan melarang pendukung kedua kesebelasan untuk hadir di stadion. Namun pihak Polda mengimbau para penonton untuk menjaga ketertiban.

"Imbauan kepada penonton untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang dan tidak melakukan perusakan karena itu adalah stadion kebanggaan kita, stadion yang sudah diperbaiki dengan uang rakyat jangan dinodai atau dirusak," ujarnya.

Untuk meminimalisir potensi bentrokan, pihak Polda Metro Jaya akan mengawal kedatangan para suporter Persija dan PSM Makasar sampai di stadion.

"Untuk penonton dari Jakmania dan PSM Makassar, semuanya kita lakukan pengawalan dan semuanya kita koordinasi dengan korlap masing-masing, baik itu dari pemain PSM, penonton PSM, juga dengan pihak Persija kita koordinasikan, kita lakukan pengawalan," ucap Argo menambahkan.
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar