AS menjatuhkan sanksi atas pembeli minyak China yang langgar sanksi Iran

id Ivanka Trump,presiden as ,trump

Penasehat senior Gedung Putih Ivanka Trump, bersama dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, berbicara kepada pasukan Amerika Serikat yang berada di Osan Airbase, Korea Selatan, sebelum berangkat ke Washington, dalam gambar yang diambil dari video, Minggu (30/6/2019). (REUTERS/REUTERS TV)

Mataram (ANTARA) - Amerika Serikat menjatuhkan sanksi atas perusahaan energi milik pemerintah China, Zhuhai Zhenrong Co Ltd. karena diduga melanggar sanksi atas Iran, kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di dalam satu pidato, Senin.

"Kami telah mengatakan bahwa kami akan menjatuhkan sanksi atas prilaku yang bisa dijatuhi sanksi, dan kami bersungguh-sungguh mengenai itu," kata Pompeo di dalam pidato di Florida, saat ia mengumumkan tindakan tersebut.

Tindakan AS itu dilakukan di tengah peningkatan ketegangan antara Iran dan Barat serta antara Amerika Serikat dan China, yang telah terlibat dalam perang dagang besar.

Baca juga: China: Tarif AS harus dihapus untuk capai kesepakatan dagang

Pemerintah Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan sanksinya terhadap Iran setelah meninggalkan kesepakatan nuklir yang diperantarai ataran Teheran dan negara lain Barat di bawah pemerintah terdahulu presiden Barack Obama.

Di dalam satu pernyataan belakangan, sebagaimana dilaporkan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa, Pompeo mengatakan Zhuhai Zhenrong "diketahui terlibat dalam transaksi besar untuk membeli atau memiliki minyak mentah dari Iran" setelah berakhirnya peredaan sanksi AS yang mencakup China pada 2 Mei.

Ia mengatakan sanksi itu menghalangi semua properti dan kepentingan yang dimiliki Zhuhai Zhenrong di Amerika Serikat dan melarang kepala eksekutifnya Youmin Li memasuki negeri tersebut.

"Setiap kesatuan yang menghindari sanksi kami mesti memperhatikan tindakan ini hari ini," kata Pompeo. "Itu menggaris-bawahi komitmen kami bagi permintaan tanggung-jawab rejim Iran."

Kedutaan Besar China di Washington menolak pendirian AS tersebut.
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar