Penjaga gawang Kawin Thamsatchanan yakin Thailand bisa redam penyerang Indonesia

id Timnas Thailand Theerathon Bunmathan

Penjaga gawang Kawin Thamsatchanan yakin Thailand bisa redam penyerang Indonesia

Final Piala AFF Indonesia Vs Thailand Pesepak bola Indonesia Zulham Zamrun (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Thailand Prathum Chutong (kanan) dan Theerathon Bunmathan pada final putaran kedua AFF Suzuki Cup 2016 di Rajamangala National Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12/2016). (ANTARA /Wahyu Putro A)

Mataram (ANTARA) - Penjaga gawang tim nasional Thailand Kawin Thamsatchanan yakin skuatnya bisa meredam para penyerang Indonesia dalam laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Jakarta, Selasa (10/9).

"Kami memiliki taktik dan strategi untuk menghentikan serangan Indonesia," kata Kawin dalam konferensi pers sebelum laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

Kiper berusia 29 tahun itu menyadari potensi 'ledakan' lini depan Indonesia.

Di sana ada penyerang naturalisasi Alberto 'Beto' Goncalves yang sudah menciptakan 14 gol dari 13 pertandingan bersama timnas Indonesia, termasuk timnas U-23.

Beto membuat dua gol saat Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia dalam laga perdana Grup G, Kamis (5/9).

Performa Beto ditopang oleh gelandang serang Stefano Lilipaly dan pemain-pemain cepat seperti Andik Vermansah dan Saddil Ramdani.

"Banyak pemain bagus di Indonesia, termasuk penyerang mereka sangat berbahaya," tutur Kawin.

Indonesia saat ini menempati peringkat terbawah atau posisi kelima klasemen sementara Grup G dengan nol poin dari satu laga.

Sedangkan Thailand menduduki posisi kedua dengan satu poin setelah seri 0-0 pada laga perdana melawan Vietnam, Kamis (5/9).

Laga Indonesia kontra Thailand dimulai pada pukul 19.30 WIB di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9).

Selain Indonesia versus Thailand, di hari yang sama Grup G juga akan mempertandingkan timnas Malaysia kontra Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar