Wali Kota ingatkan OPD melakukan pembayaran proyek

id mataram,wali kota,proyek

Wali Kota ingatkan OPD melakukan pembayaran proyek

"Monumen Mentaram" salah satu proyek fisik yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang masih dalam proses perampungan. (Foto: ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengingatkan semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat untuk segera melakukan proses pembayaran proyek serta kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun ini agar tidak menumpuk di akhir tahun.

"Saya sudah memberikan 'deadline', tanggal 10 Desember 2019, OPD sudah bisa mempersiapkan dokumen pencairan dan pembayaran kegiatannya," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin.

Pernyataan itu dikemukakan Wali Kota seusai memimpin rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan OPD se-Kota Mataram, termasuk untuk membahas beberapa kegiatan lainnya.

Menurut Wali Kota, keterlambatan usulan anggaran untuk pembayaran kegiatan yang telah dilaksanakan OPD bisa menyulitkan aparat di Badan Keuangan Daerah (BKD) dalam proses pencairannya.

"Karena itu kita sengaja memberikan batas waktu tanggal 10, agar ada waktu untuk antisipasi berbagai kekeliruan dan tidak menumpuk seperti tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Di sisi lain, wali kota juga memberikan penekanan terhadap sejumlah OPD yang melaksanakan proyek fisik, agar terus dikawal dan diawasi jangan sampai target pengerjaan fisik tidak tercapai.

Sementara guna menghindari adanya kegiatan "kejar tayang" akhir tahun, wali kota mengingatkan agar pelaksanaan program-program yang memiliki urgensi tinggi di tahun 2020, bisa dipercepat.

Bila perlu, bulan Januari 2020, OPD sudah melakukan percepatan baik persiapan dokumen maupun perencanaannya sehingga kegiatan pengadaan barang dan jasa bisa segera dilaksanakan.

"Apalagi untuk kegiatan yang anggarannya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), yang artinya anggaran sudah siap pakai," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar