DPR harap World Parliamentary Forum beri dampak positif bagi Indonesia

id DPR ,Bambang Soesatyo,Rapat paripurna

Ketua DPR Bambang Soesatyo (kedua kiri) menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan tahun 2019-2010 dalam sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap penyelenggaraan World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) ke-3, yang akan dilaksanakan pada 4-5 September 2019 di Bali, dapat memberi dampak positif bagi Indonesia.

WPFSD ke-3 akan mengangkat tema “Combating Inequality through Social and Financial Inclusion” dan dihadiri oleh sejumlah parlemen dari negara-negara sahabat.

"Semoga forum ini nanti dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi kepentingan nasional Indonesia, dan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dunia pada umumnya," kata Bambang Soesatyo dalam pidatonya di rapat paripurna pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019 - 2020 dalam rangka Penyampaian Pidato Presiden RI mengenai RUU APBN tahun anggaran 2020 di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, penyelenggaraan WPFSD merupakan bentuk komitmen dari DPR RI dalam menjalankan fungsi diplomasi parlemen, dan sebagai wujud dukungan terhadap komitmen Pemerintah dalam mengupayakan tercapainya target tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, menurut dia, delegasi DPR juga akan berupaya mendorong komitmen parlemen negara-negara sahabat untuk berpartisipasi pada upaya global mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Rapat paripurna kali ini dihadiri oleh 532 orang anggota DPR seluruh fraksi dari jumlah keseluruhan anggota sebanyak 560 orang.

Adapun dua agenda penting, yaitu pidato Ketua DPR dalam rangka pembukaan masa persidangan I untuk tahun sidang 2019-2020 dan pidato Presiden sebagai pengantar atas RUU APBN tahun anggaran 2020 disertai nota keuangan dan dokumen pendukungnya.

Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar