Ajak ASEAN, RI kembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis 3 spirit

id ekonomi kreatif,badan ekonomi kreatif,ekosistem ekonomi kreatif,ekonomi kreatif asean

Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri, Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Bekraf, K. Candra Negara dalam pertemuan ASEAN Regional Workshop On Creative Economy sebagai perwakilan Indonesia, pada (4/9) (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2019)

Badung (ANTARA) - Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri, Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) K Candra Negara mengatakan saat ini Bekraf Indonesia mengembangkan tiga spirit untuk perkembangan ekosistem ekonomi kreatif, yaitu connect, collaborate, dan commerce.

"Tiga spirit itu, ada connect di mana kita saling ketemu, kolaborasi, commerce berarti bernilai ekonomi atau diperdagangkan untuk ekosistem ekonomi kreatifnya, itu dilakukan dengan mengembangkan semua potensi, tidak hanya dalam negeri, tapi juga luar negeri," kata Candra Negara dalam pertemuan ASEAN Regional Workshop On Creative Economy,di Nusa Dua, Bali, Rabu.

Ia mengatakan salah satu penerapan spirit connect yaitu berupa pertemuan dalam bentuk multilateral level yang diadakan sebelumnya pada 2-3 September 2019, dan level regional untuk kawasan ASEAN selama 4-5 September 2019.

Ketiga spirit ini menjadi poin utama dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang dijadikan sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan nilai ekonomi kreatif.

Selain itu juga ketiga spirit ini dihubungkan dalam satu forum diskusi yang juga melibatkan enam elemen, di antaranya akademisi, pengusaha atau pembisnis, komunitas, pemerintah, dan media.

Menurutnya, Indonesia di mata ASEAN saat ini memiliki potensi yang sangat besar mulai dari budaya, perkembangan ekonomi, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk memberikan nilai tambah dalam komponen-komponen ekonomi kreatif.

"Spirit kita Indonesia sebagai negara Asean adalah kita selalu bergerak bersama, kita mengajak kerja bareng, karena untuk ASEAN ini kan ekonominya beda-beda. Jadi bagaimana dalam pembahasan ini sama-sama mendorong ekonomi kreatif," jelasnya.

Pihaknya juga menyayangkan bahwa sebelumnya belum ada pembahasan terkait isu ekonomi kreatif. Untuk itu Indonesia mempelopori dan mendorong agar dalam pertemuan dapat mengetahui strategi dan sarana yang digunakan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi kreatif.

Di antara negara-negara ASEAN yang hadir juga sebelumnya terdapat kerja sama antar negara. Untuk Indonesia bekerja sama dengan Malaysia, Thailand, dan saat ini sedang menyusun kerja sama antara Indonesia dengan Vietnam dan Indonesia dengan Filipina.

Pihaknya menjelaskan saat ini Pemerintah Indonesia juga memberikan ruang untuk memfokuskan kreatifitas yang mendorong faktor ekonomi kreatif ini.

Tentunya timbal balik yang diberikan sesama komunitas ASEAN, bahwa semakin banyak berinteraksi, semakin banyak bertemunya ide, gagasan, dan bertemunya pelaku ekonomi kreatif di Indonesia, baiknya bisa dipelajari untuk diterapkan di Indonesia.

"Semakin banyak pelaku ekonomi kreatif bertemu, misalnya Indonesia dengan Kamboja, dari situ ada yang bisa kita pelajari, lalu kita terapkan di Indonesia, dan tentunya saling membantu sesama warga ASEAN," ucap Candra.

Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar