Via Vallen kampanyekan bahaya sampah plastik di "Rest Area" Batang

id Rest area Batang, KM360 B

Pedangdut Via Vallen saat tampil di acara peresmian Rest Area KM360 B Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019). (ANTARA/Andi Firdaus)

Semarang (ANTARA) -
Penyanyi Via Vallen mengampanyekan bahaya sampah plastik kepada ribuan pengunjung di Tempat Istirahat (Rest Area) KM360 B Tol Semarang-Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu malam.
 
"Kalian tahu nggak, kenapa acara ini namanya Roadster Green Festival? sebab Indonesia itu jadi negara dengan penyumbang sampah plastik kedua terbanyak di dunia," katanya.
 
Pernyataan itu disampaikan pelantun lagu dangdut asal Sidoarjo itu saat tampil menghibur pengunjung Rest Area KM360 B usai peresmian operasional.

Baca juga: Tempat istirahat KM360 Tol Semarang-Batang fasilitasi 36 UKM
 
Via tampil membawakan delapan lagu pop dangdut di antaranya Entah Apa Yang Merasukimu, Sayang, Ditinggal Rabi dan Bojo Galak.
 
Kampanye Via sejalan dengan misi PT Jasa Marga Persero (Tbk) yang saat ini sedang mengurangi produksi sampah plastik di sepanjang lintasan tol, termasuk rest area.
 
Via mengatakan Indonesia berada di peringkat kedua polusi plastik terbesar di dunia setelah Cina dengan laporan menghasilkan 187,5 ton sampah plastik per tahun, sekitar 1 juta ton di antaranya mencemari laut.

Baca juga: Jasa Marga habiskan Rp70 miliar bangun tempat istirahat KM360
 
"Kalau kita cinta Indonesia, ayo kurangi sampah plastik, bawa botol minum sendiri dari rumah dan pakai kemasan ramah lingkungan," katanya.
 
Direktur Utama PT Jasa Marga Restarea Batang, Irwan Artigyo Sumandio, menambahkan rest area KM360 B mengusung tema hijau yang bebas sampah plastik.
 
"35 penyewa dan tujuh pengusaha premium di tempat kita, mengganti kemasan plastik dengan bahan daur ulang," katanya.

Baca juga: "Rest Area" 360 Tol Semarang-Batang jadi destinasi wisata baru
 
Selain itu kampanye hijau di rest area perbatasan Provinsi Jawa Barat dengan Jawa Tengah itu menyediakan fasilitas pengolahan sampah plastik berikut tempat pembuangan sampah organik dan non-organik.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar