NSTP BATAN Pasar Jumat akan didorong fasilitasi inkubasi teknologi

id teknologi nuklir,science techno park,batan

Kepala BATAN Anhar Riza Antariksawan ketika ditemui dalam acara Internalisasi Renstra BATAN 2020-2024 di Kompleks Puspiptek Serpong, Banten, Selasa (10/12) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) akan mengembangkan Kawasan Nuklir Pasar Jumat untuk menjadi national science techno park (NSTP) tingkatan utama yang memfasilitasi transfer teknologi dan inkubasi perusahaan rintisan dalam periode 2020-2024, kata Kepala BATAN Anhar Riza Antariksawan.

"Nanti kita akan mengembangkan Science Techno Park kita. NSTP yang sekarang ada di Pasar Jumat nanti akan didorong oleh pemerintah untuk menjadi Science Techno Park utama tingkatannya," ujar Anhar Riza ketika ditemui dalam acara Internalisasi Renstra BATAN 2020-2024 di Kompleks Puspiptek Serpong, Banten, Selasa.

Sebelumnya, BATAN sudah melakukan program Agro Techno Park (ATP) dan Science Techno Park (STP) yang dicanangkan pemerintah sejak 2015. Keduanya merupakan kawasan yang dikelola secara profesional dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian.

Baca juga: BATAN koordinator tiga program prioritas riset nasional 2020-2024
Baca juga: BATAN terus bumikan teknologi nuklir di Indonesia di usianya ke-61


Dalam periode 2015-2019, BATAN sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengelola tiga ATP yang berada di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sementara itu, Kawasan Nuklir Pasar Jumat dirancang sebagai STP.

Ke depan, ujar Ahnar Riza, NSTP Pasar Jumat akan menjadi salah satu dari delapan STP yang akan menjadi pusat pengembangan transfer teknologi.

Baca juga: Deteksi bahan radioaktif, Indonesia pasang tujuh RPM di pelabuhan
Baca juga: BATAN hasilkan 5 produk radiofarmaka terkait kanker-jantung-ginjal


Dia mengatakan pada periode 2020-2024,  NSTP Pasar Jumat tidak hanya akan fokus kepada pengembangan agro dengan menggunakan teknologi nuklir tapi juga akan ada kantor transfer teknologi dan inkubator untuk perusahaan start up.

"Tidak hanya agro, kita akan membentuk di situ technology transfer office dan inkubatorya di situ. Tujuannya adalah membentuk pengusaha pemula dengan berbasis teknologi," tegas dia.

Selain pengembangan NSTP Pasar Jumat, kata dia, terdapat dua program lagi yang rencananya akan dilakukan oleh BATAN dalam periode 2020-2024 yaitu bidang sumber daya manusia dan pemuliaan tanaman.

Baca juga: BATAN teliti nanofluida untuk opsi pendingin reaktor nuklir
Baca juga: Gandeng Jepang, Batan tingkatkan teknologi radiosiotop dan radiofarmaka

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar