Prajurit TNI gelar komunikasi sosial dengan warga Aramsulki

id tni

Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 755/Yalet/20/3 Kostrad dipimpin Komandan Kompi Lettu inf Sutarwo menggelar komunikasi sosial dengan masyarakat yang ada di Kampung Aramsulki, Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu. (ANTARA /HO-Pendam XVII/Cenderawasih)

Jayapura (ANTARA) - Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 755/Yalet/20/3 Kostrad dipimpin Komandan Kompi Lettu inf Sutarwo menggelar komunikasi sosial dengan warga yang ada di Kampung Aramsulki, Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu.

Dansatgas Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad Letkol Inf Dodi Nur Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Kota Jayapura, Minggu (26/1) malam, mengatakan komunikasi sosial merupakan salah satu hal yang penting bagi prajurit TNI.

Baca juga: TNI bangun rumah pintar untuk warga Muara Tami

"Dengan menjalin komunikasi sosial yang baik, maka kita bisa mendengar apa yang menjadi keluh kesah dari masyarakat yang ada di tempat kita bertugas," katanya.

Menurut dia, komunikasi sosial merupakan suatu kegiatan yang diharapkan dapat mencapai situasi integrasi di mana dapat membentuk suatu ikatan sosial yang baik antara dua pihak.

Baca juga: Prajurit TNI di perbatasan RI-PNG beri pelajaran tambahan

"Bagi kami (Satgas) kegiatan komunikasi sosial merupakan salah satu sarana kita untuk mengetahui segala hal yang terjadi di masyarakat dan menjadi sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat," katanya.

Kegiatan ini, menurut Dodi, disambut positif oleh masyarakat di mana tampak canda tawa kedekatan antara satgas dan masyarakat begitu terasa dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Kemendagri: Keberadaan TNI-Polri di Papua untuk jaga ketertiban umum

Timotius (34) warga Kampung Aramsulki mengaku senang bisa dikunjungi oleh prajurit TNI.

"Kami senang bapak-bapak TNI selalu hadir mengunjungi kami dan selalu mau berbagi cerita-cerita lucu kepada anak-anak kami," katanya.

Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar