Kapal WNA terdampar di Pulau Bengkalis Riau

id kapal terdampar, kapal asing terdampar, kapal terdampar di bengkalis, kapal asing terdampar di bengkalis

Lima warga negara asing terdampar yang berada di kapal pesiar terdampar di Pulau Bengkalis beberpa hari yang lalu. (ANTARA/HO)

Bengkalis (ANTARA) - Sebuah kapal yang di dalamnya terdapat sebanyak lima warga negara asing (WNA) terdampar di Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Kamis (20/2).

"Beberapa hari lalu kita mendapat kontak melalui jaringan radio, ada kapal yang hanyut dan terdampar di Pulau Bengkalis, tepatnya di areal PT. MAS. Kapal tersebut semacam kapal pesiar dan ditumpangi lima WNA," ujar Ari, salah seorang petugas dari tim SAR Bengkalis ketika dihubungi, dari Bengkalis, Sabtu sore.

Saat ini tim gabungan sedang menuju ke lokasi kapal pesiar dan warga asing yang terdampar. Tim gabungan menggunakan jalur darat dan air melalui kanal-kanal milik PT. MAS.

"Tim gabungan dari SAR, kepolisian, imigrasi, petugas medis dan Karantina Bengkalis sedang menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap lima WNA tersebut. Saat ini belum diketahui secara pasti asal dari negara mana kapal tersebut dan para penumpangnya," ungkapnya.

Diungkapkan Ari, lima WNA tersebut terdiri tiga laki-laki dan dua perempuan. Sedangkan penyebab kapal tersebut terdampar belum diketahui secara pasti karena tim masih menuju ke lokasi.

"Dua orang laki laki diperkirakan masih muda, sedangkan satu orang lagi sudah lanjut usia. Sedangkan dua perempuan diperkirakan masih muda, dan penyebab kapal tersebut terdampar belum diketahui secara pasti," kata Ari.

Ari juga mengatakan selama terdampar WNA telah mendapat bantuan dari pihak PT. MAS berupa pemberian makanan dan minuman. Para orang asing tersebut belum dievakuasi karena menunggu pihak terkait. Selain itu, petugas juga mewaspadai virus corona yang bisa saja dibawa oleh orang asing tersebut.

"Kami bersama tim lainnya sedang di lapangan, untuk informasi selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan oleh tim yang turun," kata Ari.

 

Pewarta : Alfisnardo
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar