Seorang penumpang dievakuasi dari Bandara Tampa Padang Mamuju

id mamuju lawan corona,penumpang dievakuasi,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Bandara Tampa Padang Mamuju. (ANTARA/Amirullah)

Mamuju (ANTARA) - Seorang penumpang dievakuasi menggunakan prosedur penanganan COVID-19 setelah turun dari pesawat di Bandara Tampa Padang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Minggu.

Penumpang yang berstatus sebagai mahasiswi berusia 19 tahun tersebut dievakuasi setelah petugas di Bandara Tampa Padang melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan mendeteksi yang bersangkutan memiliki suhu tubuh mencapai 39 derajat Celcius.

Mahasiswi tersebut dievakuasi menggunakan ambulans Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Mamuju dari Bandara Tampa Padang menuju RSUD Regional Sulbar.

Baca juga: Sorong tutup bandara dan pelabuhan untuk penumpang

Katua Tim Gugus Percepatan penanganan penyebaran COVID-19 Kabupaten Mamuju H Suaib membenarkan evakuasi penumpang pesawat dari Makassar Sulawesi Selatan tersebut.

"Yang bersangkutan telah dirujuk ke rumah sakit dan statusnya masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter," ujar Suaib.

"Jadi prinsipnya, kita tidak boleh menerka-nerka dan berspekulasi. Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya," tambahnya.

Sementara, Koordinator PSC 119 yang juga anggota tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Mamuju Burgan mengatakan, penjemputan dan evakuasi penumpang di Bandara Tampa Padang itu dilakukan oleh tiga orang anggota PSC 119 yang tergabung dalam Gugus Percepatan Penanganan COVID-19.

Baca juga: PNS Karawang meninggal diperlakukan mirip korban COVID-19 saat dikubur

Ia memastikan, timnya telah melakukan tindakan sesuai standar prosedur penanganan (SOP) penanganan COVID-19 yang telah dilengkapi alat pelindung diri (APD) yang baru saja diterima dari Pemprov Sulbar.

"Untuk memastikan layanan kedaruratan 119 dapat lebih maksimal, utamanya dalam penanganan COVID-19, PSC 119 telah menugaskan tujuh orang setiap delapan jam dalam satu kali jadwal piket yang akan digilir setiap harinya. Petugas tersebut terdiri dari satu sopir, satu operator dan lima tenaga medis," ujar Burgan.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Jember bertambah jadi dua orang
Baca juga: KNPI Malaysia surati Presiden RI agar bantu WNI
Baca juga: Bupati imbau warga perantauan tak pulang ke Pamekasan

Pewarta : Amirullah
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar