Jajaran Polres Cianjur temukan bangkai kapal dan nelayan selamat

id cianjur, polsek sindangbarang, nelayan hanyut, kapal tenggelam,pantai selatan

Tim gabungan Polsek Sindnagbarang, Cianjur, Jawa Barat, menemukan bangkai kapal dan seorang nelayan yang selamat setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik akibat dihantam gelombang dan terseret ari perairan Sukabumi hingga perairan Cianjur selatan, Senin (5/5) (ANTARA/Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, bersama nelayan di Kecamatan Sindangbarang, berhasil menemukan bangkai kapal nelayan asal Sukabumi yang dilaporkan hilang terbalik setelah dihantam gelombang, satu orang selamat dan satu orang lainnya belum ditemukan.

Kapolsek Sindangbarang, Iptu Sumardi saat dihubungi Senin, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga yang menemukan satu orang nelayan terdampar di pinggir pantai. Sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari wilayah hukum Sukabumi terkait kapal nelayan yang terbalik dan terbawa gelombang.

"Kami mendapat laporan dari nelayan sekitar yang menemukan seorang nelayan terdampar di pinggir Pantai Jayanti. Informasi dari nelayan, korban merupakan nelayan dari Pantai Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi," katanya.

Mendapati hal tersebut, pihaknya langsung membawa nelayan yang selamat ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Selanjutnya anggota polsek bersama relawan dan nelayan sekitar melakukan pencarian terhadap nelayan lainnya yang diduga tenggelam terbawa arus.

Baca juga: Tim SAR temukan satu jasad nelayan hilang di Pantai Lugina

Kedua nelayan tersebut berangkat melaut sejak Sabtu (2/5), saat memasuki perairan pantai selatan Cianjur, kapal yang mereka tumpangi terbalik dihantam gelombang yang tiba-tiba tinggi Minggu malam, hingga satu orang nelayan terdampar dengan sejumlah alat untuk melaut.

"Kami masih melakukan pencarian satu orang nelayan lainnya yang diduga terbawa arus bawah laut. Tim gabungan hingga malam menjelang melakukan pencarian dan hanya menemukan sayap kapal dan beberapa boks alat penyimpanan ikan," katanya.

Pihaknya akan terus melakukan pencarian dengan harapan dapat menemukan nelayan yang hilang tersebut. Sedangkan pencarian hari pertama terpaksa dihentikan karena menjelang malam gelombang mulai tinggi dan dapat mengancam keselamatan tim.

"Pencarian akan dilanjutkan esok hari bersama Tim SAR dan relawan dengan cara menyisir bibir pantai dan tengah laut dengan membagi beberapa tim. Harapan kami jasad korban dapat dtemukan dengan cepat," katanya.

Baca juga: Tim menyisir pantai selatan Cianjur cari nelayan hilang

Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar