Penumpang KRL di Stasiun Citayam padat

id KRL Depok,stasiun citayam,stasiun depok,penumpang KRL,PSBB proporsional

Antrian penumpang di Stasiun Citayam. ANTARA/Feru Lantara/am.

Depok (ANTARA) - Jumlah penumpang KRL yang berangkat dari Stasiun Citayam terlihat padat akibatnya penumpang mengantre hingga mencapai sekitar 50 meter sebelum memasuki area dalam stasiun tersebut.

Pantauan di Stasiun Citayam, Rabu sekitar pukul 06.40 WIB memperlihatkan padatnya penumpang tersebut membuat para petugas mengatur antrean yang panjang agar para penumpang tersebut tertib dan tidak berdesak-desakan.

Baca juga: Calon penumpang KRL di Stasiun Bogor masih ada penumpukan

Para petugas baik dari satuan pengamanan Stasiun Citayam maupun dari aparat kepolisian tampak berjaga-jaga untuk mengatur antrean tersebut.

Aparat dari Dinas Perhubungan Kota Depok juga terlihat bersiaga mengatur lalu lintas di depan Stasiun Citayam agar arus lalu lintas berjalan lancar.

Baca juga: Tidak terlihat antrean panjang penumpang KRL di Depok

Padatnya penumpang di Stasiun Citayam karena penumpang KRL dalam satu gerbong dibatasi maksimal 70 penumpang dalam satu gerbang untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona.

"Iya dibatasi jumlah penumpang. Antrean ini agar para penumpang tertib sebelum masuk dalam KRL," kata seorang petugas, Ragil.

Baca juga: Penumpang KRL menumpuk, kantor di Jakarta diusulkan buat jadwal shift

Menurut dia, para penumpang pada Selasa pagi ini lebih tertib dibandingkan dengan Senin (8/6) yang antreannya sampai keluar stasiun.

"Lebih tertib hari ini dan antreannya juga sudah tidak panjang," katanya.

Baca juga: Senin hingga pukul 20.00, KRL angkut lebih dari 287.000 penumpang

Seorang penumpang KRL, Sofian mengatakan walaupun harus antri dan padat penumpangnya, ia tetap menggunakan KRL.

"Ya mau gimana lagi mas, disamping lebih murah tranportasi ini cepat dan tidak macet. Kalau ada virus corona yang pasrah saja, yang penting kita selalu minum vitamin untuk jaga-jaga," ujarnya.

Baca juga: Penumpang KRL tetap laksanakan anjuran jaga jarak fisik
 

Pewarta : Feru Lantara
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar