Dinkes: Satu pasien COVID-19 sembuh, kasus baru nihil

id Corona, dinkes Lampung, pasien sembuh

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Bandarlampung, Sabtu (4/7/202 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat satu pasien positif COVID-19 kembali dinyatakan sembuh dan nihil kasus baru positif.

"Hari ini nihil kasus baru positif COVID-19 dan ada penambahan satu pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengatakan satu orang pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani masa perawatan di Rumah Sakit rujukan COVID-19 berasal dari Kabupaten Lampung Tengah.

"Satu orang pasien sembuh yaitu pasien nomor 180, berusia 38 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Kabupaten Lampung Tengah," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Lampung bertambah jadi 154 orang

Baca juga: Unila prioritaskan peserta tes UTBK dari Provinsi Lampung


Menurut Reihana, dengan bertambahnya pasien sembuh dari COVID-19 menambah daftar pasien positif yang sembuh sebanyak 154 orang.

"Saat ini pasien positif yang dinyatakan sembuh ada 154 orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sembuh ada 142 orang, meski kita nihil kasus COVID-19 masyarakat diminta untuk tetap menjalankan protokol Kesehatan dengan ketat," katanya.

Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Lampung meliputi 213 Orang Tanpa Gejala (OTG) dalam masa pemantauan, 3.655 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan jumlah ODP meninggal sebanyak 9 orang, selesai pemantauan 3543 orang, masih dipantau 103 orang.

Sebanyak 178 orang berstatus PDP, dengan 6 orang dalam masa isolasi, 142 orang sembuh, 30 meninggal, serta dari total 193 pasien positif COVID-19 sebanyak 27 orang diisolasi, 154 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia.*

Baca juga: Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di Lampung bertambah jadi 153 orang

Baca juga: Jumlah pasien sembuh COVID-19 di Lampung bertambah satu orang

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar