Kesembuhan pasien COVID-19 di Gresik capai 1.263 orang

id Wabup Gresik Qosim,Muhammad Qosim,Pemkab Gresik

Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim (putih) saat meninjau Pasar Balongpanggang, Rabu (5/8) (Antara Jatim)

Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur terus bertambah, dan hingga kini sudah mencapai 1.263 orang, atau bertambah sebanyak 40 orang, lebih banyak daripada bertambahnya kasus positif yang mencapai 30 pasien pada Rabu.

"Untuk hari ini tambahan kesembuhan  mencapai 40 orang, sedangkan konfirmasi positif 30 orang, serta meninggal dunia 1 orang berasal Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali di Gresik.

Baca juga: Petrokimia Gresik bantu dana penelitian COVID-19 di Dr Soetomo

Ghozali yang juga menjabat juru bicara Satgas Penanganan dan Percepatan COVID-19 itu merinci, kesembuhan pasien berasal dari tujuh kecamatan di Gresik, masing-masing Kecamatan Driyorejo, Gresik, Kebomas, Manyar, Menganti, Sidayu, dan Kecamatan Ujung Pangkah.

Sedangkan pasien dengan konfirmasi positif berasal dari 10 kecamatan, masing-masing Kecamatan Benjeng, Bungah, Cerme, Driyorejo, Duduk Sampeyan, Dukun, Gresik, Kebomas, Manyar, Kecamatan Menganti.

Sementara Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim terus mendorong masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan di semua tempat.

Baca juga: Kabupaten Gresik catat kesembuhan pasien terbanyak capai 82 orang

"Saya melihat semua fasilitas yang ada sudah sesuai protokol kesehatan, seperti yang ditetapkan dalam Perbup 22 tahun 2020," kata Qosim, saat mengunjungi Pasar Balongpanggang.

Dalam kunjungan itu, Qosim melakukan pembagian masker kepada pedagang dan pengunjung pasar, serta melaksanakan tes cepat gratis.

"Ada 60 orang pedagang dan pengunjung pasar yang kami ambil darahnya untuk pemeriksaan rapid test," kata Qosim.

Baca juga: Tiga pedagang reaktif, penutupan Pasar Krempyeng-Gresik diperpanjang

Camat Balongpanggang Yusuf Ansori menegaskan, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan ketat di pasar tersebut. Selain mewajibkan masker pada semua pedagang dan pengunjung pasar juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada semua pengunjung yang masuk pasar.

"Kami juga memberlakukan pintu terpisah bagi pengunjung yang keluar dan masuk pasar," kata Yusuf, kepada wartawan di Gresik.

 

Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar