Ganjil-genap kendaraan di kawasan Malioboro diterapkan tentatif

id ganjil genap,malioboro,akhir pekan

Ganjil-genap kendaraan di kawasan Malioboro diterapkan tentatif

Dokumentasi wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta, Minggu (5/9/2021). Saat akhir pekan, kawasan Malioboro ramai dikunjungi wisatawan meskipun saat ini Yogyakarta masih menjalankan PPKM tingkat IV. ANTARA FOTO/Andreas F Atmoko

Yogyakarta (ANTARA) - Kebijakan ganjil genap untuk kendaraan yang melintas di kawasan utama wisata di Yogyakarta, Malioboro, akan diberlakukan pada akhir pekan secara tentatif kecuali untuk angkutan umum.

“Jadi, penerapannya tidak mengacu pada waktu tertentu atau ada pembatasan jam pemberlakukan ganjil-genap. Kebijakan itu akan diterapkan secara tentatif,” kata Kepala Polresta Kota Yogyakarta, Komisaris Besar Polisi Purwadi W Anggoro, di Yogyakarta, Jumat.

Baca juga: Cegah COVID-19, taruna AAU semprot disinfektan di Jalan Malioboro

Menurut dia, kebijakan ganjil-genap untuk kendaraan di kawasan Malioboro akan diberlakukan saat volume kendaraan di jalan itu meningkat. “Begitu arus kendaraan padat, maka kebijakan ini akan diberlakukan. Tujuannya menyaring jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Malioboro. Khusus Jalan Malioboro saja,” katanya.

Kendaraan dengan pelat nomor kendaraan genap akan diizinkan melintas pada tanggal genap dan pelat nomor kendaraan ganjil akan diizinkan melintas pada tanggal ganjil.

Baca juga: Normalisasi divider dukung penataan jalan searah Malioboro bertahap

Namun demikian, ia memastikan hal itu tidak berlaku untuk kendaraan umum seperti TransJogja yang juga memiliki rute masuk ke Jalan Malioboro. “Kebijakan ini juga tidak berlaku untuk kendaraan kegawatdaruratan seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran, termasuk kendaraan dinas pemerintah daerah,” katanya.

Ia berharap, penerapan kebijakan ganjil-genap itu dapat sedikit mengurangi potensi kepadatan di kawasan Malioboro terutama saat akhir pekan. “Sekarang ini kasus Covid-19 di Yogyakarta, khan sudah turun. Kami tidak ingin ada kenaikan kasus Covid-19 saat aktivitas kembali meningkat. Nanti justru harus memulai lagi dari nol. Akan tambah susah lagi,” katanya.

Baca juga: Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi kawasan wajib vaksinasi

Rencana penerapan kebijakan ganjil-genap itu juga menjadi peringatan bagi warga atau wisatawan dari luar Yogyakarta agar tidak memaksa masuk ke Malioboro. “Paling tidak kami sudah mengimbau dan berupaya agar Malioboro tidak terlalu padat,” katanya.


Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar